Sehat dan Cantik Alami Dengan Berjilbab

MEDIA MUSLIMAH INDONESIA

LEFT TEKS

• LEMBUT wanita kerana SENYUMANNYA • CEKAL wanita kerana BERANINYA • PATUH wanita kerana KESETIAANNYA • SABAR wanita kerana IMANNYA • KASIH wanita kerana BELAIANNYA • LEMAH wanita kerana AIRMATANYA • IKHLAS wanita kerana SIMPATINYA • PENDAM wanita kerana CEMBURUNYA • SAYANG wanita kerana SIFAT KEIBUAANNYA . . .

RIGHT TEXT

• Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju Persaudaraan. • Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati. • Ambillah waktu untuk memberi, itu membuat hidup terasa lebih bererti. • Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju surga. • Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan menuju suatu Kesuksesan.

Ketika ALLAH SWT menciptakan WANITA




GAYA BUSANA MUSLIM - Sesungguhnya setiap satu kejadian daripada Allah SWT itu ada hikmah dan rahsia NYA. Bermula terjadi perbicaraan antara Allah dan Malaikat-Nya mengenai makhluk ciptaan-Nya  yang bergelar “WANITA”. 

Sesungguhnya ALLAH SWT memerlukan waktu yang cukup untuk menciptakan wanita…  Padahal boleh saja Allah menyatakan Kun, Fayakun… jadilah, maka jadi… 

Tetapi Allah Maha Bijaksana, memberikan pelajaran dan pengajaran kepada manusia bahwa apa pun yang hendak dibuat harus tersedia waktu dan masa yang cukup dan perlu proses kejadiannya. 

Malaikat menghadap Allah dan bertanya : 
--  Ya Allah, mengapa memerlukan waktu untuk menciptakan wanita ini..?” 

Maka Allah menjawab : 
Apakah kamu memperhatikan seluruh keistimewaan dan seluruh sifat yang ada pada ciptaan-Ku ini? 

Ciptaan ini harus memiliki lebih dari 200 organ yang selalu bergerak agar bisa menjalankan semua tugasnya. 
Ciptaan ini kelak harus mampu :
  • Melayani suaminya, 
  • Menjaga harta keluarga dan 
  • Menjadi ratu di rumah tinggalnya. 
Ciptaan ini kelak harus mampu :
  • Membuat enak segala macam makanan yang dihidangkan. 
  • Dia harus kuat mengandung anak dan sanggup melahirkan berkali-kali. 
  • Dia harus memberikan cinta yang bisa menyembuhkan rasa sakit. 
  • Dia harus bisa melakukan segala sesuatu hanya dengan 2 tangannya.” 
Malaikat terkejut dan berkata :
--  Hanya dengan 2 tangan… 
2 tangan! ini adalah hal yang mustahil.. Allah terus melanjutkan ciptaan-Nya

Lalu kepada malaikat, Allah berfirman :
--   Tunggulah sampai besok aku akan menyelesaikan semuanya. 
Tunggulah sebentar ! 
  • Ciptaan ini akan segera selesai. 
  • Dia ini akan selalu dekat dengan Aku. 
  • Dia bisa menyembuhkan dirinya saat jatuh sakit. 
  • Dia bisa bekerja sepanjang hari dan malam…” 
Malaikat mendekati wanita yang sudah tercipta dan memegangnya, 
Lalu bertanya kepada Allah : 
--  Ya Allah, Engkau jadikan wanita ini sangat lembut!” 

Allah menjawab : 
--  Ya, sesungguhnya dia sangat lembut, tetapi Aku jadikan dia sangat kuat. Kamu tidak bisa menggambarkan sampai dimana kekuatannya, dia mampu menanggung beban dan menahan diri untuk bersabar.” 

Malaikat bertanya :
--  Apakah dia bisa berpikir?” 

Allah menjawab : 
--  Tidak hanya berpikir, dia pandai mengambil hati dan pandai berbicara, dia bisa berdialog dan juga bisa berdebat."

Malaikat memegang pipi wanita itu dan merasa asing, 
Kemudian bertanya kepada Allah :
--  Ya Allah mengapa pipinya ranum dan berkilau..?” 


Allah menjawab :
--  Pipi itu bukan semata ranum dan berkilau. Di situ tersimpan air mata… dan di situ terletak banyak beban berat.” 

Malaikat bertanya : 
--  Kenapa mengalirkan air mata?"

Allah menjawab : 
--  Air mata adalah satu-satunya cara melepaskan beban. Mengalirnya air mata adalah cara untuk mengungkapkan :
  • Kesedihan, 
  • Ketidaksenangan, 
  • Pengaduan, 
  • Kekecewaan, 
  • Cinta, 
  • Kebencian, 
  • Kerinduan, 
  • Kesendirian, 
  • Kebahagian dan 
 segala macam rasa yang ada dalam dirinya…

Apabila Allah mencintai hamba-Nya, maka Dia akan mengujinya karena senang dengan keluhan (air mata) nya”. 

Al-Hadits 
Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk. Dan sungguh bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah yang paling atasnya. Bila engkau ingin meluruskannya, engkau akan mematahkan nya. Dan jika engkau ingin bersenang-senang dengannya, engkau bisa bersenang-senang namun padanya ada kebengkokan.”

Firman Allah (QS.4 An-Nisa :1)
Hai manusia, bertaqwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu




Read more ...

Karakteristik Wanita dalam Islam


GAYA BUSANA MUSLIM - Merupakan cerminan seseorang wanita dari diri pribadi nya sendiri dimana Islam mengajarkan sesuai tuntunan Rasullulah SAW.

1. Karakteristik Wanita

Wanita Muslimah pada zaman Nabi Saw memahami karakteristiknya sebagaimana yang telah digariskan oleh agama Islam yang murni sehingga dia melalui berbagai bidang kehidupannya dengan dasar pemahaman tersebut.

Karakteristik wanita tersimpul dalam sabda Rasulullah Saw yang menetapkan dasar-dasar persamaan antara laki-laki dan wanita dengan sedikit kekhususan dalam beberapa bidang.
Sebenarnya wanita itu adalah saudara kandung laki-laki.” 

(HR Abu Daud)
Hadits yang mengatakan bahwa wanita itu “Kurang akal dan agama” adalah hadits sahih yang dipahami dan diterapkan secara keliru oleh banyak orang, sehingga mereka menghapus karakteristik wanita yang telah digariskan oleh Allah SWT dalam Kitab-Nya dan diterangkan oleh Rasulullah Saw dalam Sunnahnya.


2. Pakaian dan Perhiasan

Membuka wajah sudah umum dilakukan pada zaman Nabi Saw. Kondisi seperti ini merupakan kondisi awalnya. Adapun memakai cadar, sehingga yang terlihat hanya kedua bola mata, merupakan salah satu tradisi atau cara berdandan yang menjadi tren pada sebagian wanita sebelum dan sesudah kedatangan Islam.

Berdandan secara wajar pada muka, kedua telapak tangan, dan pakaian diperbolehkan agama dalam batas-batas yang pantas dilakukan oleh seorang wanita mukminat. Tidak pernah diwajibkan mengikuti satu mode tertentu dalam berpakaian.


Yang diwajibkan adalah menutupi badan. Tidaklah berdosa mengikuti beberapa mode sesuai dengan kondisi cuaca dan lingkungan sosial. Kriteria-kriteria di atas membantu wanita untuk lebih bebas bergerak dan memudahkannya dalam mengikuti kegiatan sosial.

3. Keterlibatan Wanita dalam Kehidupan Sosial

Sudah jelas bahwa menetap di rumah dan memakai hijab merupakan kekhususan untuk istri-istri Nabi Saw. Sebagaimana juga sudah jelas bahwa sahabat-sahabat wanita (shahabiyat) yang mulia tidak mengikuti perbuatan istri-istri Rasulullah tersebut.

Wanita ikut dalam kehidupan sosial dan seringkali bertemu dengan kaum laki-laki dalam semua bidang kehidupan, baik yang bersifat umum maupun khusus, guna memenuhi tuntutan dan kebutuhan hidup yang serius dan untuk memberi kemudahan bagi semua orang mukmin, baik laki-laki maupun wanita.

Keterlibatan ini tidak ada syaratnya selain beberapa tuntunan dan aturan yang mulia dan sifatnya memelihara, bukan menghambat.


Mengingat semakin seriusnya kondisi sosial pada masa kita sekarang yang menuntut semakin ditingkatkannya partisipasi wanita dalam bidang sosial, politik, dan profesi, maka kaidah-kaidah dan aturan-aturan yang telah digariskan syariat haruslah menjadi pengatur kondisi tersebut sampai akhir zaman.

4. Keluarga

    a. Wanita berhak memilih suami dan berhak meminta cerai jika dia memang tidak menyukai suaminya, walaupun dia tidak dirugikan oleh suaminya dengan syarat dia mengembalikan apa yang dia ambil dari suaminya dengan ketetapan dari suami atau hakim setelah dibuktikan bahwa dia benar-benar sudah tidak menyukai suaminya.

    b. Berbagi tanggung jawab pasangan suami istri dan melakukan kerjasama yang baik demi sempurnanya pelaksanaan tanggung jawab tersebut.

    c.  Hak suami istri sama. Allah SWT berfirman,

… Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada istrinya…(QS Al-Baqarah: 228)

    Derajat atau tingkatan yang dimaksud adalah kepemimpinan suami dalam rumah tangganya atau kelebihan mengalahnya suaminya dari beberapa hak yang harus dia peroleh.
    Di antara hak-hak tersebut adalah hak dicintai, hak disayangi dan dikasihani, hak berdandan dan menikmati hubungan seksual, serta hak untuk bersama-sama dalam kesibukan dan kesusahan seperti yang dialami oleh setiap pihak.


    d. Syariat telah menentukan syarat-syarat dan peraturan-peraturan mengenai perceraian dan poligami. Keadaan sebuah keluarga Muslim tidak akan berjalan benar kalau salah satu syarat dan peraturan tersebut timpang.
    Karena itu tidak ada salahnya jika pada masa sekarang ini ditetapkan suatu aturan yang menjamin dipenuhinya semua syarat dan peraturan.

    e. Peranan wanita/istri dalam keluarga merupakan tugas utama dan pertama. Tapi hal ini tidak menafikan bahwa wanita juga mempunyai kewajiban-kewajiban lain di tengah masyarakat.
    Tumbuhnya kesadaran bermasyarakat dan adanya kerjasama yang erat antara suami dan istri merupakan dua faktor yang sangat penting untuk mengkoordinasikan tugas pertama wanita dengan tugas-tugasnya lain yang dibutuhkan demi kemaslahatan masyarakat.

5. Bidang Seksual

Seks merupakan bagian dari kesenangan di dunia dan di akhirat. Seks itu halal dan baik. Seseorang dapat memperoleh pahala karena melakukan aktivitas seksual yang sesuai dengan batas-batas yang digariskan oleh agama.

Kita perlu meluruskan persepsi kita mengenai masalah ini karena telah dikaburkan oleh pemikiran sufi yang menyimpang dan dilatarbelakangi oleh paham kerahiban (rahbaniyyah) kalangan Kristen serta sebagian agama Timur Kuno.

Rasulullah Saw adalah contoh manusia yang sempurna, baik dalam kondisi beristri satu atau pun dalam keadaan berpoligami, baik dari segi sifat zuhud dan kesederhanaannya ataupun dari segi kesempurnaannya dalam bergaul dan berhubungan dengan para istri beliau.


Sumber :
* Abdul Halim Abu Syuqqah adalah penulis kitab Tahrirul Mar’ah fi ‘Ashrir Risalah (Kebebasan Wanita)

Read more ...

Menentukan Busana Muslim Yang Tepat


GAYA BUSANA MUSLIM - Perkembangan busana muslim saat ini semakin pesat karena selalu menciptakan model dan trend terbaru kreasi busana muslim semakin gaya dan fashionable tapi tetap menggunakan kaidah aturan berbusana muslim berikut ada beberapa tips dalam memakai baju muslim:

1. Model  baju Muslim yang dipilih

Model  baju Muslim yang dipilih seorang wanita adalah yang telah memenuhi syarat dan kaidah agama Islam, yakni memenuhi syarat sya’riah. Perhatikan modelnya mulai dari panjang baju Muslim yang akan dibeli apakah panjangnya akan menutupi semua aurat ? 

Apakah panjangnya akan menutupi mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki kecuali telapak tangan dan wajah. Selain itu, wanita Muslim juga harus memastikan apakah bahannya tidak tipis sehingga bisa tembus pandang serta apakah model bajunya ketat sehingga menonjolkan siluet bentuk tubuh, itu artinya sama saja dengan bukan model  baju Muslim yang memenuhi syarat Islam.


2. Sesuaikan baju Muslim 

Yang kita pakai dengan kegiatan sehari-hari walau pastinya banyak model  baju Muslim yang sangat berkembang pesat. Apakah baju Muslim itu akan dipakai di rumah saja? Kalau di rumah saja, pastikan baju Muslim semisal gamis kaos atau blus yang dikenakan tidak menghambat gerak.

3. Pilihlah baju Muslim yang nyaman dipakai.

Kalau bisa bajunya yang lentur dan berat namun tidak jatuh. Bahan-bahan yang direkomendasikan adalah viscose, katun, bahan ini akan membuat tampilan wanita Muslim apik dan enak dilihat. Selain itu, bahan katun juga bisa menyerap keringat sehingga cocok bagi wanita Muslim yang memiliki aktivitas yang padat.

4. Berani bermain dengan warna. 

Trend model baju Muslim dengan warna dasar seperti hitam, cokelat dan biru gelap sudah ketinggalan jaman. Belum lagi warna bajunya senada dari atas hingga ke bawah. Cobalah untuk bereksperimen dengan warna dengan mencoba memadupadakan warna kerudung dengan baju yang akan dikenakan dan bisa memakai warna-warna cerah agar terlihat cantik.

5. Perhatikan warna, motif dan bentuk kerudung.

Yang dipakai agar sesuai dengan baju Muslim yang dikenakan. Jika baju muslim yang akan dikenakan bermotif garis atau penuh, pilihlah kerudung dengan warna polos dan bahannya tipis serta jatuh. Namun, jika baju Muslim yang akan dikenakan motifnya polos, wanita Muslim juga bisa bereksperimen dengan warna. 


Selain bereksperimen dengan warna kerudung, bisa juga mengenakan kerudung dengan berbagai macam model, mulai dari kepang, lilit atau tumpuk, dengan ini penampilan akan semakin terlihat cantik

Demikian tipsnya semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda dalam berbussana muslim yang baik, temukan info menarik tentang butik baju muslim modern


Sumber :  http://id.88db.com/


Read more ...

Stereotip Islam Mengantarkannya Menjadi Muslimah




GAYA BUSANA MUSLIM - Sejumlah buku menggambarkan Islam secara negatif. Namun, stereotip terhadap Islam itu tak lantas membuat Malaak percaya.

Sebagian orientalis menyerang Islam dengan menyebutnya sebagai "agama buatan manusia" dan "agama yang menekan kaum perempuan".  

"Aku sangat tertarik mengenal Islam. Tapi aku sadar, buku tentang Islam yang ku baca semuanya ditulis oleh kalangan non-Muslim. Tentu, aku melihat itu sebuah kebohongan," ujar Malaak.

Suatu ketika, ia bertemu dengan dua Muslimah asal Pakistan. Mereka mengenakan jilbab. Saat itulah, Malaak mendapatkan kesempatan untuk bertanya langsung tentang Islam dan muslim langsung dari sumbernya. 

"Sejak berumur 12 tahun, Aku telah meninggalkan Kristen. Aku pun bebas untuk bertanya tentang agama lain," kata dia.

Kesempatan itu dimanfaatkan betul oleh Malaak. Ia pun begitu kagum dengan penjelasan kedua Muslimah itu tentang Islam. 

Yang pasti, Malaak mulai meragukan apa yang telah dipaparkan lingkungan sekitarnya tentang Islam. Ia pun melanjutkan pencarian informasi tentang Islam.

Dalam sebuah kesempatan, kebetulan Malaak tengah bekerja di sebuat toko. Pada saat itu, ada Muslimah berjilbab yang bertanya tentang letak masjid. 

Dengan semangat, Malaak memberitahu muslimah itu. Malaak sebenarnya sudah beberapa kali mengunjungi Islamic center. Ia pun berulang kali berdiskusi dengan muslimah yang kebetulan tengah berada di sana.


                                                                       ***

Suatu hari, ia kembali berkunjung ke Islamic center. Namun, teman-teman diskusinya kebetulan tidak hadir. Ia pun diminta untuk kembali beberapa hari kemudian. 

Tiga hari berselang, ia kembali datang. Kali ini, ia kurang beruntung lantaran teman-temannya itu tidak jua datang. Untuk beberapa alasan, Malaak memutuskan untuk menunggu.

"Seingatku, saat itu adalah hari Jumat. Aku datang pukul 12 siang, bertepatan dengan pelaskanaan shalat Jumat. Sembari menunggu, aku diberikan buku oleh seorang muslimah. Buku karya Maurice Bucaille berjudul Injil, Alquran dan Ilmu Pengetahuan," kenangnya.

"Ketika aku membacanya, aku tahu dalam diriku ada keinginan kuat untuk menjadi muslim. Aku tahu sekali, Alquran adalah buatan Allah SWT, yang tidak mungkin dibuat oleh Nabi Muhammad SAW yang ku kenal sebagai sosok manusia biasa yang tidak dapat membaca lagi menulis," kenang dia.

Pekan selanjutnya, Malaak semakin mantap untuk menjadi Muslim. Ia pun memutuskan untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Selesailah pencarian kebenaran yang dilakukannya selama 20 tahun.

Seperti mualaf lainnya, identitas baru Malaak mendapat penolakan dari keluarganya. Sang Ayah yang mengetahui dirinya muslim dan memiliki Alquran di apartemennya, segera merobek kitab suci itu. 

                                                                       ***

Tak berkenan dengan perlakuan ayahnya, Malaak menghubungi polisi. Tapi mereka justru menolak untuk membantunya. "Jangan pikir apa yang ayah kamu lakukan salah," kenang Malaak menirukan suara petugas polisi yang mendatangi apartemennya.

Meski diperlakukan kasar, Malaak tak berhenti untuk memberikan penjelasan kepada orang tuanya tentang Islam dan Alquran. Kepada orang tuanya, Malaak mengatakan Islam dan Alquran mengajarkan kepada setiap Muslim untuk menghormati orang tua kendati berbeda keyakinan. 

"Aku pun menceritakan salah seorang kisah sahabat yakni Umar bin Khattab. Situasi saat itu mulai membaik," katanya.

Tak berselang lama, Malaak pun memantapkan hati untuk mengenakan jilbab. Kali ini, tidak ada lagi penolakan dari orang tuanya. 

"Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT atas nikmat-Nya yang telah diberikan padaku. Ayahku tidak lagi banyak berkomentar soal diriku. Tentu aku berpikiran positif, bahwa ayah mulai menerima pilihanku," pungkasnya.


Sumber :  http://www.republika.co.id/


Read more ...

Busana Muslim Dalam Sentuhan Budaya Indonesia




GAYA BUSANA MUSLIM - Akhir-akhir ini, Busana Muslim mendapat sentuhan yang dinamis dan modis dari dunia mode. Dengan sentuhan tersebut, anggapan bahwa berjilbab itu tak modis dan kuno, praktis terus terus tergerus dan terpatahkan. Tren busana Muslim yang berkembang saat ini pun membuat para Muslimah berjilbab memiliki banyak pilihan mode berbusana yang menarik dan modis. 

Salah satunya dengan memasukkan sentuhan budaya Indonesia yang beraneka ragam, mulai dari batik Cirebon, hingga tenun Kalimantan.


Busana Muslim yang cantik dan mengikuti tren tersebut turut ambil bagian dalam ajang Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2012 di Kelapa Gading, Jakarta. Para desainer yang tergabung dalam Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) turut ambil bagian dalam ajang ini, termasuk para desainer Muslim yang membawa sentuhan baru pada busana Muslim yang kental dengan unsur budaya. 

Unsur budaya Indonesia yang dimasukkan tidak hanya dalam penggunaan bahan, tetapi juga pengaplikasian budaya hingga melahirkan busana Muslim yang kreatif dan inovatif.

Dalam pertunjukkan mode kali ini, busana didominasi dengan pemilihan dan paduan warna-warna terang dan cerah. Tidak jarang dua hingga tiga warna dipadukan dalam satu busana, yang membuat pengguna memiliki pilihan yang lebih beragam, sehingga memenuhi keragaman selera pasar dunia Muslim, baik di Indonesia maupun mancanegara.

Desainer Lia Afif mengangkat tema Rustling Raibow yang mengkombinasikan kain tenun Lombok dalam busana etniknya. Kombinasi tersebut menampilkan kesan ceria dan cerah dengan warna-warnanya.

Sementara itu, Nieta Handayani mengangkat tema Exotic Rivers of Kalimantan dalam koleksi busana Muslimnya. Pasar apung di Banjarmasin adalah sumber inspirasinya, yang melahirkan busana Muslim berwarna cerah dengan gaya etnik yang menonjol, karena penggunaan kain sasirangan khas Kalimantan.

Kreasi unik lainnya ditampilkan oleh desainer asal Jawa Timur, Yuyuk Nurmaisyah, yang menampilkan koleksi busana Muslim dengan tema prasasti. Inspirasi tersebut hadir dari Gapura Wringinlowang dan candi simbol peninggalan kerjaan Majapahit di wilayah Mojokerto.


Hennie Noor, yang berasal dari Bandung, memilih untuk mengeksplorasi batik Cirebon dalam koleksi terbarunya. Dengan mengusung tema Sweetness, Hennie Noor menampilkan jaket batik dalam berbagai ukuran yang indah dan elegan, dirangkai dalam warna-warna yang serasi.

Berkembangnya kreasi busana Muslimah telah menyediakan ruang tanpa batas untuk inovasi busana Muslimah. Inovasi dan kreasi adalah hal yang penting, agar Muslimah juga dapat turut bersaing dalam dunia mode. Sebab, keindahan juga menjadi salah satu perhatian dalam Islam. 


Sumber :  Mizan.com

Read more ...

5 Perancang Busana Muslimah Indonesia



GAYA BUSANA MUSLIM - Fesyen busana muslimah di Indonesia semakin maju saja, apalagi sejak adanya Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF) tahun 2010 lalu yang menggadang-gadang negeri ini sebagai Kiblat Fesyen Muslim Dunia. Tidak hanya berhenti sampai di situ, di berbagai ajang Fesyen seperti Jakarta Fashion Week (JWF), misalnya, karya-karya busana muslim semakin berjaya.

Negeri kita memang memiliki ragam budaya yang sangat mungkin dieksplorasi dalam bidang Fashion, seperti tenun, kain songket, batik dan lain lain. Selain itu Indonesia juga mempunyai potensi perancang busana muslimah yang talentanya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Berikut ini uniknya.com merangkum lima perancang busana muslimah berbakat asal Indonesia yang karyanya sudah wara-wiri di berbagai peragaan busana baik di dalam maupun di luar negeri:


1. Dian Pelangi

Rasanya pantas jika menyebut Dian Pelangi sebagai perancang busana muslimah muda yang paling bersinar saat ini. Karya-karyanya sudah melenggang di berbagai peragaan busana di Australia, Kairo, Jordania, Malaysia, Singapura, London, dan masih banyak lagi. Perannya dalam memajukan fesyen busana muslimah di dalam negeri juga sangatlah besar. 


Bersama komunitas Hijabers (hijabers.com), Ia mengajak muslimah Indonesia untuk berani berpenampilan modis tetapi harus tetap sesuai dengan pakem Islami. Walaupun sudah memulai karir di dunia fesyen sejak usia yang sangat muda, momen debut Dian Pelangi yang sangat penting adalah pada JWF 2009 lalu. 

Dian tampil sebagai desainer junior pendatang baru yang karyanya kemudian ternyata sangat disukai dan banyak diperbincangkan. Ciri khas baju rancangan Dian Pelangi terletak pada motif jumputan Palembang (tye dye) yang berwarna-warni sesuai dengan label ‘Pelangi’ yang diusungnya.


2. Nanida Jenahara Nasution

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, begitulah istilah yang tepat bagi perancang busana muslimah muda pemilik label Jenahara ini. Dibesarkan oleh seorang ibu yang merupakan perancang busana senior, Ida Royani, sejak kecil Jehan memiliki akses yang cukup luas ke dunia fesyen. 


Tetapi hal itu tidak lantas membuatnya ingin menebeng nama besar orang tuanya. Ia mengaku walaupun sama-sama perancang busana, Jehan dan ibunya memiliki selera yang berbeda. Ia mengaku bahwa rancangannya lebih banyak yang bertema urban dan ready to wear sehingga sangat cocok bagi muslimah-muslimah yang berjiwa muda. 

Kini selain sibuk sebagai ibu dan perancang busana, Jehan juga didapuk sebagai ketua perkumpulan muslimah muda Indonesia, Komunitas Hijabers.


3. Irna La Perle

Tampil anggun bagaikan ratu dalam momen istimewanya adalah impian setiap wanita, tidak terkecuali para muslimah. Irna Mutiara berusaha mewujudkan hal itu. Lewat label Irna La Perle, Ia memperkenalkan busana pengantin muslimah yang modern tetapi tetap anggun dan syar’i. 


Jika selama ini baju pengantin muslimah hanya sebatas kebaya biasa yang ditambah kerudung, kini para calon pengantin muslimah mempunyai pilihan yang berbeda. Gaun pengantin rancangan Irna mempunyai ciri khas potongan yang tidak biasa dengan berbagai warna dan detail yang cantik. 

Dengan merek internasional tetapi tetap mengusung konten lokal, mutiara asal Bandung ini berharap karyanya bisa diterima dunia. Kini gaun rancangan Irna bisa didapat di kedua butiknya yang bertempat di Jalan Cisangkuy, Bandung dan juga daerah Kemang, Jakarta.


4. Iva Latifah

Iva latifah adalah satu dari sedikit perancang busana muslimah senior di Indonesia. Menurut Iva, kini perkembangan fesyen busana muslim di Indonesia sangat pesat, sangat jauh bila dibandingkan dengan era 70-an dimana perempuan berbusana muslim sangat jarang ditemui. 


Pada tahun 1994 Iva dan rekan-rekannya mendirikan Ikatan Perancang Busana Muslim (IPBM) Jawa Barat, yang masih eksis mengadakan berbagai kegiatan sampai saat ini. Iva sendiri lebih fokus merancang busana muslim untuk kaum hawa karena menurutnya perempuan memiliki lebih banyak aurat yang harus ditutup, sedangkan kaum laki-laki auratnya lebih sedikit. 

Busana muslim rancangan Iva sangat kental dengan nuansa Indonesia, tetapi tetap dibuat dengan potongan yang sophisticated. Selain itu baju rancangannya juga selalu dibuat dalam kuantitas terbatas sehingga menimbulkan kesan eksklusif di mata pembelinya.


5. Monika Jufry

Monika Jufry mulai terjun ke dunia fesyen sekitar tahun 1998, setelah Ia menamatkan kuliah di Fakultas Ekonomi Trisakti. Jika kebanyakan sarjana ekonomi memilih meniti karier di perusahan-perusahaan besar atau di Bank, Monika Jufry banting setir dengan melanjutkan sekolah di Sekolah Mode Susan Budiharjo. 


Ia memang berasal dari keluarga yang akrab dengan dunia tata busana. Ibunya yang bernama Gusmi Jufry adalah seorang perancang busana senior, dan kini mereka berdua bekerja sama membesarkan label Sessa. Jika rancangan dari label Sessa adalah baju-baju kasual yang siap pakai, lain lagi dengan label busana pribadinya yang diberi nama sesuai namanya, Monika Jufry. 

Label Monika Jufry adalah merek busana muslimah eksklusif atau made by order. Rancangannya banyak terinspirasi dari karya busana muslim modern yang mengandung unsure etnik di dalamnya. Selain sudah mengelana ke berbagai peragaan busana, hasil rancangannya juga pernah dipakai oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono pada acara Safari Ramadhan tahun 2008 silam.


Sumber :  Dari berbagai sumber, uniknya.com, November 2011

Read more ...

Cegah Kanker Kulit Dengan Memakai Jilbab



GAYA BUSANA MUSLIM - Jilbab berguna bagi kesehatan, terutama mencegah munculnya penyakit dan kelainan pada kulit yang disebabkan oleh sinar matahari, kata pakar ilmu kesehatan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr Warih Andan Puspitosari.

Sinar matahari dapat menimbulkan berbagai kelainan kulit, seperti sunburn (kulit merah-merah), solar keratosis, solar urticaria, photosensitivity, dan kanker kulit,” katanya di Yogyakarta.

Menurut dia, jilbab berguna untuk menutupi kulit untuk meminimalkan sapuan sinar matahari di kulit. Apalagi, sekarang lapisan ozon semakin menipis akibat pemanasan global.

Kondisi itu menyebabkan sinar ultraviolet memiliki potensi lebih besar untuk mengenai kulit secara langsung tanpa disaring terlebih dulu oleh lapisan ozon,” kata dosen Fakultas Kedokteran UMY itu.

Ia mengatakan, berjilbab juga bisa melindungi para muslimah dari berbagai pelecehan seksual. Saat ini kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kalangan remaja cukup memprihatinkan.

Data dari Rifka Annisa menunjukkan, pada remaja berusia 12-21 tahun telah terjadi 137 kasus kekerasan dalam pacaran, 44 kasus pelecehan seksual, dan 78 kasus pemerkosaan,” katanya.

Selain itu, berdasarkan data konseling PKBI Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2007, angka kehamilan tidak diinginkan pada usia SMP sampai perguruan tinggi mencapai 430 kasus.


Berdasarkan data memprihatinkan tersebut, menurut dia, Muslimah diharapkan memakai jilbab agar terhindar dari berbagai pelecehan seksual. Bahkan, mereka akan dihargai oleh orang-orang di lingkungannya.

Kaum Muslimah jangan takut berjilbab. Berjilbab tidak akan menghambat aktivitas, apalagi pada zaman sekarang, di mana kaum muslimah diberikan kebebasan memakai jilbab dengan berbagai model, berbeda dengan beberapa tahun lalu,” katanya.



Editor: acandra, kompas.com

Read more ...

Ida Royani, Pelopor Perancang Busana Muslim Indonesia



GAYA BUSANA MUSLIM - Awal kariernya dimulai dengan menjadi penyanyi country. Lagu-lagu Ida Royani sewaktu masih menjadi penyanyi 'solo' seperti Sepatu baru, dan Gunung Agung. Kemudian Ida Royani bertemu pertama kali dengan Benyamin S. Dari sinilah akhirnya lagu-lagu Gambang Kromong di tahun 70-an dipopulerkan. sekitar 150 lagu orisinil sudah dinyanyikan oleh pasangan ini.

Kemudian menjajal foto model, bintang iklan, dan film layar lebar. Siapa sangka ternyata Ida adalah pelopor rancangan busana Muslim di Indonesia era 80-an dimana saat itu belum ada satupun perancang busana yang menggeluti busana Muslim dan masyarakat pun sangat jarang berbusana Muslim.



Ida Daniar Royani atau yang lebih dikenal dengan nama Ida Royani, lahir di Jakarta pada tanggal 24 Maret 1953. Memulai karirnya sejak kecil, menjadi satu-satunya penyanyi cilik di Jakarta pada pertengahan tahun 60an. Sesudah itu menjadi foto model, bintang iklan, dan juga memerankan beberapa film di layar lebar. Namanya semakin dikenal didunia hiburan Indonesia setelah berduet dengan Alm. Benyamin S. yg telah mempopulerkan lagu-lagu khas Betawi sejak tahun 1970. sering dengar kan lirik ini?

"Eh hujan gerimis aje, ikan bawal diasinin"


Busana Rancangan Ida Royani

Pada tahun 1975 lulus dari London Academy of Modelling di Inggris, dan mulai terjun kedalam bidang fashion dari awal tahun 1980. Rancangan Ida Royani sudah banyak dikenal dan diakui sebagai pelopor/pionir busana muslim/mah di Indonesia bahkan juga sampai kemancanegara, karena pada saat itu belum ada satupun designer busana muslim /mah selain Ida Royani.

Juga pernah mengikuti fashion show busana muslim/mah di berbagai Negara, seperti :
  • Singapura, 
  • Malaysia, 
  • Filiphina, 
  • Pakistan, juga 
  • Rusia. 
Ida Royani juga pernah di wawancarai mengenai fashion busana muslimnya oleh :
  • Majalah New York Times, 
  • News Week, 
  • Majalah wanita muslim di Seattle Amerika Serikat, 
  • majalah le Monde dari Prancis, 
serta pernah diwawancarai oleh radio asing seperti :
  • BBC London, 
  • Radio China, 
  • Radio Jepang, dan 
  • TV Belanda.



Ida Royani 

Saat ini Ida Royani aktif dalam Organisasi APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) yang rutin menyelenggarakan peragaan busana setiap tahun untuk tren fashion tahun berikutnya.
"Kalau dulu, sangat jarang yang mengenakan busana Muslim seperti saya, kalaupun ada, cuma nenek-nenek doang" ujarnya. 

Sudah tiga tahun ini Ida Royani lebih mengkhususkan diri dan telah sukses mempopulerkan dalam merancang busana muslim/muslimah dengan memakai bahan tenun ikat dari NTT.

Ida Royani sudah banyak menerima beberapa penghargaan dari berbagai instansi yang ada di Indonesia didalam bidang tarik suara juga di bidang fashion design selama 45 tahun berkarir.



Sumber :  http://dailypks.blogspot.com/ dan dari berbagai sumber


Read more ...

Tetap Cantik Dengan Berjilbab




GAYA BUSANA MUSLIM - Mendengar kata cantik, yang terbayang adalah seorang wanita yang anggota wajahnya -mata, hidung dan bibir- proporsional, sedap dipandang mata. Cantik juga dikaitkan dengan kulit yang terawatt baik, rambut hitam bercahaya, bentuk tubuh langsing dan gaya berbusana yang up to date.

Bicara soal busana, seringkali yang dituduh sebagai penyebab ketidakcantikan seorang adalah jilbab. Dengan pakaian yang syar’i, memang bentuk tubuhnya yang langsing tak tampak lagi.

Kecantikan fisik merupakan salah satu nikmat dari Allah yang dikaruniakan kepada sebagian saudari kita. Misalnya saja, suatu ketika kita diberikan nikmat oleh Allah berupa harta yang sangat berharga. 

Tentunya kita hati-hati menjaga harta itu, melindunginya dari jamahan orang lain, tidak menghamburkan pada setiap orang, dan hanya mempergunakan  di saat yang memang benar-benar tepat. Lalu, bagaimana jika kenikmatan itu berupa kenikmatan fisik, khususnya kecantikan seorang wanita?

Mengobral kecantikan fisik pada setiap orang, seolah membiarkan barang yang amat berharga dijadikan keroyokan banyak orang. Dengan begitu, status berharga pun jadi barang rendah dan murah, karena setiap orang akan mudah menikmatinya, beginikah yang diinginkan para wanita?

Hijab, Cantik Dimata Allah

Semua itu tidak akan terjadi jika muslimah menuruti syariat Allah, mengenakan hijab. Berdasarkan perintah Allah, yang artinya:

Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka, ‘Yang demikian itu supaya mereka mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu…” (Al-Ahzab : 59)

Di zaman Rasulullah para sahabiyah begitu mendengar ayat ini turun, langsung merobek selendang tebal mereka untuk dibuat menjadi kerudung.

Ummu Salamah bercerita ketika ayat ini turun, maka wanita Anshar keluar dari rumah mereka dengan memakai kerudung, seakan-akan di atas kepala mereka ada burung gagak.

Kecantikan fisik memang merupakan nikmat dari Allah. Nikmat akan bertambah jika pandai-pandai bersyukur kepada-Nya. Sebaliknya, nikmat bias berubah menjadi siksaan jika yang diberi nikmat tidak bias mensyukurinya.

Ucapan “Alhamdulillah, wajah saya cantik,” saja, tidaklah cukup. 
Syukur yang benar adalah menggunakan nikmat itu untuk taat kepada Allah. Mensyukuri kecantikan fisik adalah dengan memperlakukan kenikmatan tersebut agar senantiasa sesuai dengan perintah Allah.



Berjilbab Menjadikan Anda Cantik

Berhijab itu cantik di mata Allah, walaupun di mata manusia pengumbar pandangan dianggap tidak kelihatan cantik. “Dengan berjilbab, saya jadi tetap cantik, kan?” begitulah kiranya komentar yang tepat.

Tapi komentar ini pun bisa jadi salah besar. Lho? 
Dengan berjilbab, kulit saya kan jadi tertutupi, tidak kepanasan, sehingga tidak menjadi coklat dan kusam. Nah saya kan jadi tambah cantik.” 
Wah, jika dimaknai seperti itu, amalan berjilbab pun jadi sia-sia.

Memang, ada muslimah yang berhijab dengan niat yang tidak benar. Salah satunya seperti diatas tadi, berhijab untuk menjaga kecantikan kulit. Ada yang berhijab dengan niat menutupi cacat di tubuhnya. Ada pula yang berhijab agar terkesan sebagai wanita shalihah di mata masyarakat.

Niat beramal shalih seharusnya dikembalikan ke jalan yang benar. Ingatlah, sabda Nabi, yang artinya :
Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka ia akan sampai kepada Allah dan RasulNya. Dan barangsiapa yang hijarahnya karena dunia yang ingin diperolehnya, atau wanita yang akan dinikahinya, ia pun akan mendapatkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mungkin saja muslimah yang berniat tidak benar ini akan mendapatkan apa yang ia cari. Mungkin kulitnya memang akan tetap kuning, aib itu tertutupi dan nama baik bakal diperoleh. Tapi tentu saja tidak akan mendapatkan sesuatu yang lebih agung. Yaitu Ridha Allah.



Saya Berjilbab Tapi Tetap Cantik, kan?

Komentar di atas bisa jadi muncul dari seorang muslimah jilbaber. Sekali lagi, komentar di atas perlu di kritisi. Jika wajahnya memang sudah dari dulu cantik, tidak masalah komentar seperti itu. Tapi jika ‘tetap cantik’ ia artikan sebagai tetap bisa tampil cantik di luar rumah dengan pakaian ketat walaupun panjang, bibir berlipstik walaupun berjilbab, maka sama tidak bolehnya dengan yang di atas tadi.

Muslimah yang seperti ini juga menjamur. Jilbab dalam pengertian mereka adalah ‘yang penting pakai kerudung’. Tidak perduli dengan criteria lainnya. Jadilah mereka jilbaber gaul yang kerudungnya mini, pakaiannya ketat, kakinya pun pake celana panjang sempit.

Walaupun niatnya sudah benar karena Allah, namun jilbab yang ia kenakan seperti itu, tetap saja belum sempurna.

Amal ibadah akan sempurna jika ada dua syarat, yaitu niatnya benar karena Allah, dan yang kedua sesuai dengan syariat.

Berikut ini ketentuan hijab yang syar’i :

  • Jilbab itu longgar, sehingga tidak memvisualisasikan lekuk-lekuk tubuh.
  • Tebal, sehingga tidak kelihatan sedikitpun bagian tubuhnya, warna kulitnya misalnya.
  • Tidak memakai wangi-wangian.
  • Tidak meniru model pakaian wanita kafir.
  • Tidak memilih warna kain yang mencolok, sehingga menjadi pusat perhatian orang.
  • Menutupi seluruh tubuh, kecuali wajah dan kedua telapak tangan.
Semua muslimah -yang cantik sejak lahir ataupun tidak- harus mempercantik dirinya sesuai dengan syariat. Jika sudah mengamalkan, jadikanlah kenikmatan yang Allah berikan itu selalu dijaga, tidak diobral layaknya barang murahan.


Wallahu a’lam
Sumber : Majalah El-Fata Edisi 7/II/2002 hal. 12-13

Read more ...

Busana Muslim Indonesia Ungguli Malaysia



GAYA BUSANA MUSLIM - Meski begitu, para pelaku industri fesyen Tanah Air tidak khawatir. Mereka merasa optmistis karena Indonesia memang memiliki keunggulan tersendiri. Hal itu setidaknya diakui perancang busana Irna Mutiara pemegang merek Irna La perle sekaligus Ketua Pelaksana Indonesia islamic Fashion fair 2012.

“Memang Malaysia ada di belakang kita dalam sektor busana muslim. Namun, Indonesia tentunya lebih unggul dan memiliki potensi yang lebih baik dalam hal konten, budaya, tekstil dan tenunnnya. Kita kaya sekali. Sayangnya, kita memang kurang dalam hal promosi,” ujarnya di Hotel Grand Sahid, awal pekan lalu.


Diakui Irna, pemerintah Malaysia tidak main-main dalam memberikan dana bagi industri kreatifnya. Pemerintah negeri jiran, ujarnya, memberikan dana cukup besar sehingga Malaysia mampu melakukan promosi dengan baik dan menyelenggarakan Islamic Fashion Festival dalam skala besar.

“Akan tetapi, di acara tersebut, mereka malah kekurangan sumber daya manusia, makanya mereka malah meminta desainer Indonesia,” katanya.

Di sisi lain, ada pula beberapa negara yang mulai melirik kesempatan di sektor fesyen muslim seperti China dan Thailand. “Tapi, mereka belum bisa mengalahkan para desiner kita. Mungkin mereka bisa meniru atau membuat busana muslim juga, tapi mereka tidak bisa memiliki soul-nya seperti halnya muslim Tanah Air,” pungkas Irna.


Sumber :  http://beritaprima.com/

Read more ...

Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia




GAYA BUSANA MUSLIM - Indonesia diprediksi bakal menjadi kiblat fesyen Muslim dunia pada tahun 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan desainer busana Muslim, Dian Pelangi pada acara talkshow bertema “Fashion, World, and Religion” di Auditorium Pustiknas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat (1/6).

Acara talkshow itu merupakan rangkaian pre-event UIN Fashion Fair 2012. Talkshow tersebut juga dihadiri oleh Dirjen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) Dra Poppy Savitri dan penulis novel best seller Notes from Qatar Muhammad Assad.

Dian menambahkan, Indonesia memiliki tren busana muslim yang banyak ditiru oleh berbagai muslimah mancanegara. “Termasuk di antaranya negara-negara Eropa dan Asia Tenggara,” ujarnya.

Sebelumnya, Dian pernah mengikuti International Fair of the Moslem World 2011 di Le Bourget, Paris, Prancis, 14-19 Desember 2011 lalu. Dia menjadi salah satu dari delapan perancang busana muslim yang berkesempatan memamerkan 10 karyanya di panggung catwalk.

Beberapa hasil rancangan yang dia jual di Paris pun laris manis diserbu para muslimah dari berbagai negara tersebut.

“Menurut mereka desain pakaian saya unik dan modern,” katanya.

Menurutnya, fesyen Muslimah Indonesia memiliki keunggulan, karena mengambil garis tengah. Dalam arti, Indonesia tidak terlalu menganut tren berpakaian Timur Tengah maupun tren negara Tropis.


“Seperti kebanyakan yang saya lihat di negara tetangga, mereka acapkali memakai kaus lengan pendek dan kerudung tipis,” katanya.

Perkembangan industri fesyen muslim di Indonesia sendiri mendapat perhatian dari para muslimah. Saat ini, para muslimah di Indonesia mulai berpenampilan modis dan trendi.

“Wanita muslim juga perlu untuk tampil cantik dan mengikuti perkembangan jaman,” ujar Dian.

Kemparekraf juga menaruh perhatian terhadap industri fesyen tanah air. “Industri fesyen di Indonesia merupakan salah satu sektor yang berkembang pesat dewasa ini,” ujar Poppy.

Menurutnya, dengan kian menjamurnya industri fesyen kecil dan menengah dapat membantu perekonomian masyarakat karena sasarannya semakin luas.

Selain itu, Kemparekraf mempercayakan Dian Pelangi sebagai wakil Indonesia dalam ajang London Fashion Week untuk memperagakan busana muslim tetapi tetap memberikan unsur etnik khas Indonesia di sana.

Dian Pelangi juga menjadi satu-satunya desainer muslim yang memamerkan karyanya di London Fashion Week 2012.



Oleh: Marisha A Agustin
(Mahasiswa Semester 6 Ilmu Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta)

Sumber :  http://www.republika.co.id/
Redaktur : Heri Ruslan


Read more ...

Uskup Minta Perempuan Koptik Tiru Muslimah




GAYA BUSANA MUSLIM - Uskup Koptik Mesir meminta perempuan Kristen untuk meniru saudara mereka yang muslim dalam tata cara berpakaian. "Lady Mariam selalu menggunakan tarha, syal panjang yang menutupi rambut, mengapa anda tidak mencontohnya," kata Uskup yang merupakan calon Paus dari perwakilan Gejera Ortodoks Koptik seperti dikutip alarabiya.net, Jum'at (1/6).

Menurut Uskup, dengan mengenakan pakaian seperti muslimah, perempuan Kristen akan terhindar dari pelecehan dan penghinaan."Muslimah saja yang mengenakan pakaian serba tertutup tetap saja dilecehkan, dihina dan tindak kekerasan lain. Bagaimana perempuan yang tidak mengenakan pakaian tertutup," ujarnya.

Seorang perempuan Koptik mengaku sempat ditegur oleh masyarakat lantaran tidak mengenakan pakaian tertutup. Menurut orang yang menegurnya, pakaian yang sopan akan melindungi dirinya dari pelecehan dan penghinaan.

Perempuan Koptik lain justru mengaku kecewa dengan permintaan uskup itu. Ia bersama 50 orang koleganya melaksakan protes. Menurut mereka, permintaan uskup itu hanya merupakan usaha gereja untuk merayu kelompok Islami. "Ada misi terselubung dari gereja soal ini," kata dia.

Sementara itu, calon presiden dari  kelompok Islamis, Mohammed Mursi mengatakan tidak akan memaksakan aturan berpakaian terhadap kalangan Koptik jika ia memangku jabatan.

Populasi Kristen Koptik di Mesir mencapai sekitar 10 persen. Semenjak jatuhnya rezim Hosni Mubarrak, kalangan Koptik Mesir merasa khawatir akan perkembangan kelompok Islamis. Mereka menduga naiknya kelompok Islamis ke tampuk kepemimpinan Mesir akan memberikan perubahan drastis bagi Mesir.


Sumber :  http://www.republika.co.id/


Read more ...

Dian Pelangi Cuma Butuh Satu Menit.


GAYA BUSANA MUSLIM - Dian Pelangi Cuma Butuh Satu Menit, Pakai Hijab


BANYAK orang membutuhkan waktu lebih untuk memamerkan gaya hijab terbaiknya. Namun, desainer Dian Pelangi ternyata hanya butuh waktu satu menit.

Dian Pelangi memang selalu menginspirasi orang dengan berbagai gaya hijabnya yang menarik. Bukan saja karena model hijab yang cantik saat dikenakan, tapi juga gaya hijab simpel dan tak berlebihan yang dipamerkannya.

Bahkan menariknya, keanggunan hijab yang dikenakannya itu tidak saja simpel, tapi juga tak memakan waktu dalam menerapkannya. Hal ini diakui desainer muda dan berbakat, Dian Pelangi, yang hanya butuh waktu singkat dalam mengkreasikan kain penutup kepalanya tersebut.

"Aku cepat kok kalau pakai hijab, paling satu menit," tuturnya saat berbincang dengan Okezone melalui layanan BlackBerry Messenger, Senin (8/10/2012).

Kecepatan waktu tersebut dikarenakan dirinya tak suka gaya hijab yang berlebihan.



"Aku enggak suka yang ribet. Jadi, enggak pernah pakai dalaman kerudung ninja kecuali di occasion tertentu. Malah terkadang, aku tidak pakai jarum sama sekali. Kalaupun pakai, maksimal hanya dua-tiga jarum saja," katanya.

Ya, Dian memang tak ingin dipusingkan dengan urusan hijabnya tersebut, khususnya saat ingin beribadah.

"?Soalnya ribet kalau lagi keluar atau ke mal, lalu mau wudhu tapi harus lepas kerudungnya. Kan jadi lama,"tutupnya.


Sumber :  http://lifestyle.okezone.com/


Read more ...

JILBAB, Pakaian Wanita ISLAM


GAYA BUSANA MUSLIM - Di antara kewajiban orang Islam adalah berpakaian sebagaimana diperintahkan oleh Alloh dan RosulNya. Alloh Yang Maha Kuasa telah memerintahkan wanita beriman untuk mengulurkan jilbab mereka pada tubuhnya. Dia berfirman :
Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min:”Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 33:59)

Dari ayat ini kita mengetahui bahwa wanita wajib mengenakan jilbab. Jilbab yaitu: pakaian luar wanita semacam mukena/rukuh, yang dikenakan dari atas menutupi sebagian besar tubuhnya. Adapun sifat-sifat jilbab/pakaian wanita adalah sebagai berikut:

1.  Menutup seluruh badan, kecuali bagian yang boleh dibuka.

Allah berfirman:
Dan janganlah mereka (wanita-wanita beriman) menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka. ..... (QS. 24:31)
Alloh melarang wanita menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak. Tentang perhiasan yang biasa nampak, maka ada dua penafsiran ulama :
  • Pakaian yang dikenakan. Ini pendapat Ibnu Mas’ud.
  • Wajah dan dua telapak tangan. Ini merupakan pendapat sahabat: Aisyah, Ibnu Umar, dan Ibnu Abbas. Juga merupakan pendapat Ibnu Jarir, Al-Baihaqi, Adz-Dzahabi, Al-Qurthubi, Ibnul Qoththon, Al-Albani. 
Dan ini pendapat yang lebih kuat, karena merupakan amal yang berlaku pada banyak wanita di zaman Nabi dan setelahnya. (Jilbab Mar’atil Muslimah, hal: 41, 51, 52, 59).

Dengan demikian wanita muslimah wajib menutupi seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan telapak tangan. Menutup wajah wanita tidaklah wajib, namun bukanlah perbuatan yang berlebihan, bahkan hal itu merupakan keutamaan, karena dilakukan oleh istri-istri Nabi dan sebagian sahabat wanita di zaman itu dan setelahnya.

2. Bukan merupakan perhiasan.

Tujuan perintah berjilbab adalah untuk menutupi perhiasan. Kalau jilbab/pakaian itu sendiri dihias-hiasi, dengan renda, bros, aksesoris, warna-warni yang menarik pandangan orang, maka ini termasuk “tabarruj” yang terlarang. Allah berfirman :
"Dan janganlah para wanita mukminat itu menampakkan perhiasan mereka." ..... (QS. 24:31)
"Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu tabarruj." ..... (QS. 33:33)

Tabarruj artinya: perbuatan wanita yang menampakkan perhiasannya, keindahan-keindahannya, dan segala yang wajib ditutupi, yang berupa perkara-perkara yang mendorong syahwat laki-laki”. 
(Jilbab Mar’atil Muslimah, hal:120)

Oleh karena itulah jika keluar rumah, hendaklah wanita memakai pakaian yang berwarna gelap, tidak menyala dan berwarna-warni sehingga akan menarik pandangan orang.

3. Tebal, tidak menampakkan warna kulit.

Karena jika kainnya tipis, maka berarti tidak menutup aurat. Nabi Muhammad bersabda:
Dua jenis (manusia) diantara penduduk neraka, sekarang aku belum melihat mereka Sekelompok laki-laki yang membawa cemeti-cemeti, seperti ekor-ekor sapi, mereka memukul manusia dengannya. Wanita-wanita yang berpakaian, (tetapi) mereka telanjang. Mereka menjauhkan orang lain (dari kebenaran), mereka (sendiri juga) menjauhi (kebenaran). Kepala mereka seperti punuk onta yang miring. Para wanita ini tidak akan masuk sorga dan tidak akan mendapatkan bau sorga. Padahal baunya akan didapati dari jarak yang sangat jauh. ..... (HR. Muslim, no: 2128)
Di antara penafsiran ulama terhadap sabda Nabi : 

“wanita-wanita yang berpakaian, (tetapi) telanjang”, yaitu: mereka menutupi sebagian tubuhnya, tetapi menampakkan sebagian lainnya untuk memamerkan kecantikan. Atau mereka mengenakan pakaian yang tipis yang memperlihatkan warna kulitnya. Sehingga mereka itu berpakaian seperti lahiriyahnya, namun mereka telanjang karena tidak menutupi aurot.. Oleh karena itulah Ibnu Hajar Al-Haitami menghitung perbuatan wanita yang memakai pakaian yang tipis yang menampakkan warna kulitnya termasuk dosa besar! (Az-Zawajir 1/127, 129)

Para ulama’ mengatakan:
Wajib menutupi aurot dengan apa yang tidak menampakkan warna kulit…” (Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab 3/170. Dinukil dari hal: (Jilbab Mar’atil Muslimah, hal:129, karya Syeikh Al-Albani)

4. Longgar, tidak ketat yang membentuk anggota tubuh.

Usamah bin Zaid berkata: “Rasulullah memberiku pakaian tebal buatan Qibthi (Mesir) di antara yang dihadiahkan oleh Dihyah Al-Kalbi kepada beliau. Maka aku pakaikan kepada istriku. 

Kemudian beliau bertanya : “Kenapa engkau tidak memakai pakaian buatan Qibthi itu?” 
Aku menjawab : “Aku pakaikan kepada istriku”. 
Maka beliau bersabda: “Perintahlah dia agar memakai pakaian rangkap di dalamnya, karena aku khawatir pakaian itu membentuk ukuran tulangnya”. 
(HR. Dhiya’ Al-Maqdisi; Ahmad; Al-Baihaqi; dihasankan oleh Al-Albani di dalam131)

Yaitu menampakkan bentuk anggota tubuhnya, sebagaimana banyak dilakukan oleh wanita-wanita jahiliyah di zaman ini. Kaos ketat, celana jins ketat, berpakaian tetapi telanjang!


5. Tidak diberi wewangian.

Nabi Muhammad bersabda:
Setiap mata pasti berzina. Dan jika wanita memakai minyak wangi lalu dia melewati majlis (laki-laki) maka dia ini dan itu, yakni pezina. (HR. Tirmidzi, no: 2786; Abu Dawud, no: 4173; dll)


6. Tidak menyerupai pakaian laki-laki.

Abu Huroiroh berkata :
Rosululloh melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki. (HR. Abu Dawud, no: 4098; Ibnu Majah; Ahmad; dll)
Imam Adz-Dzahabi dan Ibnu Hajar Al-Haitami memasukkan ini dalam dosa-dosa besar! Dengan ini jelas bahwa wanita tidak boleh memakai pakaian yang khusus bagi laki-laki, seperti jaket, celana panjang, sorban, peci, topi, dsb. ((Jilbab Mar’atil Muslimah, hal:150)

Dan kaedah yang membedakan antara pakaian laki-laki dan wanita adalah apa yang pantas dan diperintahkan agama kepada laki-laki dan wanita. Wanita diperintahkan dengan menutupi diri, dan tidak pamer keindahan. (Lihat: (Jilbab Mar’atil Muslimah, hal:153)

7. Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir atau fasik.

Secara umum agama Islam melarang umatnya menyerupai orang-orang kafir dalam segala perkara yang merupakan ciri khusus mereka. Termasuk dalam masalah pakaian. Maka wanita beriman terlarang meniru dan menyerupai pakaian wanita-wanita kafir atau fasik. Nabi Muhammad bersabda :
Barangsiapa menyerupai satu kaum, maka dia termasuk mereka. (HR. Abu Dawud, no: 4031; dll)
Setelah kita mengetahui hal ini, perhatikanlah yang ada pada kebanyakan wanita muslimat! Mereka banyak meniru mode-mode baju-baju wanita-wanita kafir dan fasik. Alangkah jauhnya mereka dari tuntunan agama yang haq.

8. Bukan pakaian syuhroh (yang menjadikan terkenal).

Nabi Muhammad bersabda :
Barangsiapa memakai pakaian syuhroh, Alloh akan memakaikan padanya pakaian kehinaan pada hari kiamat, kemudian dia dibakar padanya di dalam neraka. (HR. Abu Dawud, no: 4030; Ibnu Majah)
Ibnul Atsir berkata: 
Yang dimaksudkan adalah bahwa pakaiannya menjadi terkenal di kalangan orang banyak, karena warnamya berbeda dengan warna-warna pakaian mereka, sehingga orang-orang mengangkat pandangan mereka kepadanya, dan dia berlagak dengan kebanggaan dan kesombongan”. (Dinukil dari Jilbab Mar’atil Muslimah, hal:213)
Syeikh Al-Albani berkata : 
Pakaian syuhroh adalah setiap pakaian yang diniatkan agar terkenal pada manusia. Baik pakaian itu mahal/berharga, yang pemakainya mengenakannya untuk membanggakan dengan dunia dan perhiasannya, atau pakaian buruk/rendah yang pemakainya mengenakannya untuk menampakkan zuhud (menjauhi dunia) dan riya’ (Jilbab Mar’atil Muslimah, hal:213). 


Al-hamdulillah Roobil ‘Alamiin
RUJUKAN: Jilbab Mar’atil Muslimah, karya Syeikh Al-Albani, penerbit: Maktabah Al-Islamiyah

Penulis: Ustadz Muslim Atsari
Artikel: www.UstadzMuslim.com


Read more ...

Memilih busana muslim sesuai bentuk tubuh


GAYA BUSANA MUSLIM - Busana muslim kini mulai menjadi salah satu tren yang mendominasi. Kalau dulu busana muslim terkesan monoton dan tua, sekarang banyak desainer yang menciptakan busana muslim bergaya modern, dinamis, dan berjiwa muda.


Penggunaan bahan-bahan seperti katun, linen, dan kaos, pada busana muslim menjadi favorit karena karakternya yang ringan dan santai.

Tapi sayangnya,desain busana muslim yang bertumpuk dengan siluet longgar ini tidak selalu cocok dengan semua bentuk tubuh. Berikut siasat pintar untuk membuat tampilan lebih menarik.

1. Tinggi langsing

Bagi pemilik tubuh tinggi dan kurus rasanya tidak sulit memilih busana muslim. Mulai dari blus panjang, wide leg trouser, hingga gamis. Anda juga tidak perlu khawatir dengan aksen layering. Tapi, tetap tambahkan detail-detail unik dengan menggunakan aksesori, seperti kalung dan ikat pinggang, agar penampilan Anda terlihat lebih cantik.

2. Tubuh curve

Dengan balutan busana gamis, lekuk tubuh tentu akan tersamar. Pilihan bahan yang ringan sangat cocok untuk tipe ini. Hindari pakaian-pakaian berbahan tebal karena hanya akan membuat si curve terlihat semakin berisi.

3. Si mungil

Untuk tubuh mungil, hindari pemakaian gamis bertumpuk karena akan terkesan tenggelam di dalamnya. Sebaiknya, gunakan blouse panjang dan celana pensil. Berikan ikat pinggang untuk memberikan sedikit siluet pada tubuh.


Padankan dengan aplikasi kerudung yang sederhana, tanpa terlalu banyak aksen bertumpuk. Gaya kerudung turban juga bisa menjadi pilihan yang unik.


Sumber : Vivanews


Read more ...

Busana Muslim Bahan Sifon Cantik Elegan

GAYA BUSANA MUSLIM - Busana Muslim Bahan Sifon Cantik Elegan. 


Dunia fashion memang dunia yang penuh dengan seni dan desain yang saling terkait satu dengan yang lainnya. Tidak terkecuali untuk busana muslim yang akhir-akhir ini sangat banyak mengeluarkan berbagai macam desain baju yang tidak terkesan kaku namun sudah lebih modis dan bergaya. Begitu juga dengan penggunaan bahan dikarenakan bentuknya yang harus menutupi seluruh anggota tubuh membuat seseorang harus pintar dalam memilih.

Baju muslim bahan sifon adalah salah satu jenis bahan yang kerap ditemui di berbagai toko busana baik lokal maupun online. Bahan sifon yang ringan dan mudah jatuh membuat lekukan tubuh tidak terlihat dengan jelas adalah alasan yang selalu digunakan bagi perancang baju muslim. Tak hanya indah, namun jenis bahan sifon ini sangat nyaman kala dikenakan dan menampilkan kesan menawan karena sifatnya yang jatuh.

Sayangnya, karakter dari baju muslim bahan sifon yang tembus pandang dan transparan haruslah dapat disiasati dengan baik. Salah satunya tentu menggunakan lapisan bahan yang sesuai dengan warna dasar dari sifon itu sendiri atau berbeda. Hindari penggunaan bahan tambahan tersebut yang cenderung berat sehingga membuat bahan sifon tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Baju Muslim Bahan Sifon Untuk Pesta

Kebutuhan masyarakat untuk bersosialisasi membuat desainer kerap menciptakan desain yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan. Baju muslim bahan sifon misalnya, sangat cocok digunakan untuk acara pesta seperti pernikahan, resepsi atau acara lainnya yang sifatnya resmi. Mengapa? Karena sifatnya yang lembut membuat tampilan menjadi lebih manis meski model yang ditawarkan adalah kain bertumpuk.


Dengan sedikit variasi cutting tanpa mengabaikan kaidah yang harus ditetapkan, baju muslim bahan sifon ini sangat menarik untuk digunakan. Ditambah lagi dengan beberapa aksesoris tambahan yang sesuai dengan porsi tubuh dan busana akan menambah penampilan menjadi lebih modis.

Baju muslim bahan sifon yang dikenakan kala acara formil sangat fashionable, tidak panas, nyaman, tidak mudah kusut dan tidak terkesan berat. Sangat cocok digunakan oleh wanita yang menyukai gaya feminim dan terkesan elegan.


Sumber :  http://www.gamisterbaru.com/

Read more ...