Sehat dan Cantik Alami Dengan Berjilbab

MEDIA MUSLIMAH INDONESIA

LEFT TEKS

• LEMBUT wanita kerana SENYUMANNYA • CEKAL wanita kerana BERANINYA • PATUH wanita kerana KESETIAANNYA • SABAR wanita kerana IMANNYA • KASIH wanita kerana BELAIANNYA • LEMAH wanita kerana AIRMATANYA • IKHLAS wanita kerana SIMPATINYA • PENDAM wanita kerana CEMBURUNYA • SAYANG wanita kerana SIFAT KEIBUAANNYA . . .

RIGHT TEXT

• Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju Persaudaraan. • Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati. • Ambillah waktu untuk memberi, itu membuat hidup terasa lebih bererti. • Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju surga. • Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan menuju suatu Kesuksesan.

Tenun songket dipakai Malaysia.

Tenun songket dipakai Malaysia, 
Jangan sampai diklaim




GAYA BUSANA MUSLIM - Langkah Malaysia menjadikan songket tenun jenis telapuk sebagai pakaian resmi merupakan hal bagus sebagai bentuk promosi. Tetapi perlu diwaspadi jangan sampai diklaim sebagai hak milik Malaysia.

"Itu merupakan hal yang bagus sebagai bentuk promosi, selama mereka tidak mengakui," ujar anggota Komisi X DPR Ida Ria Simamora usai acara sidang penutupan DPR se Asia Tenggara, di Senggigi, Lombok, NTB, Jumat (21/9).

Adanya kejadian ini, kata politikus Golkar ini pemerintah harus dapat mempromosikan diri budaya melalui Usaha Kecil Menengah (UKM). Sebab, dalam APBD masing-masing daerah diberikan alokasi dana signifikan untuk mengangkat produksi daerah.

"Pemerintah harus mempromosikan diri melalui UKM, APBD masing-masing ada alokasi dana signifikan untuk mengangkat produksi daerah," jelas dia.


Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR yang ikut dalam acara AIPA ini, Indonesia pun harus membuat bangga, karena memiliki produk budaya nusantara. Pasalnya, produksi budaya nusantara dipakai oleh negara lain menunjukkan budaya tradisional sudah terkenal.

"Justru karena menunjukan benda tradisional itu sudah terkenal," tandasnya.


Sumber :  http://www.merdeka.com/


0 komentar:

Posting Komentar