Sehat dan Cantik Alami Dengan Berjilbab

MEDIA MUSLIMAH INDONESIA

LEFT TEKS

• LEMBUT wanita kerana SENYUMANNYA • CEKAL wanita kerana BERANINYA • PATUH wanita kerana KESETIAANNYA • SABAR wanita kerana IMANNYA • KASIH wanita kerana BELAIANNYA • LEMAH wanita kerana AIRMATANYA • IKHLAS wanita kerana SIMPATINYA • PENDAM wanita kerana CEMBURUNYA • SAYANG wanita kerana SIFAT KEIBUAANNYA . . .

RIGHT TEXT

• Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju Persaudaraan. • Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati. • Ambillah waktu untuk memberi, itu membuat hidup terasa lebih bererti. • Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju surga. • Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan menuju suatu Kesuksesan.

Busana Muslim, Etika dan Agama


Kate Midleton Berbusana Muslim

GAYA BUSANA MUSLIM - Sebagaimana klaim konsep Islam sebagai agama paripurna, maka konsekuensinya adalah agama tersebut harus mencakup segala aspek kehidupan manusia. Oleh karenanya, tiada satu fenomena pun di alam ini kecuali terdapat hukumnya dalam agama tersebut, termasuk masalah etika dan budaya. 

Di sisi lain, dilihat dari segi istilah, kata etika mencakup tata krama (adab) yang disesuaikan dengan kearifan lokal dan adat istiadat setempat. Etika juga mencakup akhlak yang banyak dipengaruhi oleh norma-norma agamis yang bersifat global. 


Etika dengan pengertian pertama di atas tadi, selama tidak bertentangan dengan ajaran dan norma agama, maka selayaknya dijunjung tinggi dan dilestarikan. Jadi, sebagai orang agamis, hanya norma dan ajaran agamalah yang menjadi filter atas tata krama dan adat istiadat lokal. 

Hal itu dikarenakan, keyakinan kita akan kebenaran agama dan konsekwensi kita sebagai pemeluk agama Ilahi. Sedang berkaitan dengan etika yang berarti akhlak, dimana Islam sendiri sangat menjunjung tinggi akhlak ini -sehingga disebut sebagai penyebab diutusnya Rasul Islam sebagai penyempurna akhlak mulia- maka dapat dipastikan ia sangat sesuai dengan ajaran akal dan seruan fitrah.  

Etika dalam pengertian ini bersifat universal, global dan tidak dipengaruhi oleh batasan-batasan geografis, budaya lokal dan adat istiadat setempat. Dari sini jelaslah bahwa antara etika –dengan dua pengertian di atas- tidak mungkin terpisah dengan ajaran agama, harus tetap “dalam bingkai ajaran agama” dengan arti yang luas.
Ungkapan “Selama dalam bingkai ajaran agama” di atas tadi tidak boleh dipahami secara sempit dan tekstual, sebagaimana yang dilakukan sebagian kelompok muslim. Karena hal itu selain akan menyebabkan keluar dari maksud dan tujuan Penurun syariat, juga terjadinya penyimpangan dari hikmah penurunan syariat.
Semua mode, seni dan budaya selama tidak ada pelarangan oleh agama maka dihukumi boleh (mubah), karena hal itu masuk kategori taqrir (persetujuan)

Usaha apapun untuk memisahkan antara etika dan agama dengan mendahulukan salah satu dari yang lainnya, sama halnya dengan pencampakkan agama itu sendiri. Dari sini akhirnya, antara berbusana muslimah dengan menjaga etika Islam pun harus ada keselarasan. 



Ringkasan.

Dari tulisan ringkas ini dapat diambil kesimpulan bahwa, mode, seni, budaya dan etika yang masih masuk dalam bingkai ajaran agamalah yang sanggup menghantarkan manusia pada kesempurnaan hakiki sebagai manusia, termasuk dalam masalah mode busana yang berfungsi menjaga etika kepada Allah dan lingkungan sekitar, terkhusus sesama komunitas manusia. 

Dari sini pula akhirnya muncul apa yang disebut dengan “Mode Busana Muslimah” yang masih masuk dalam koridor ajaran agama Islam. Dan dikarenakan ajaran agama Islam bersumber dari Dzat Yang Maha Suci dan Sakral.
Shibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya daripada Allah? Dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah.
(QS.2 Al-Baqarah :138)

Maka mode busana yang bersandar pada ajaran sakral itu pun bersifat sakral pula. Jadi, segala bentuk pelecehan terhadap busana muslimah dengan berbagai modenya yang masih masuk kategori busana muslimah- sama halnya dengan melecehkan ajaran agama Allah. Selain itu, menyebarkan budaya busana muslimah, sama halnya dengan menyebarkan salah satu ajaran Allah. 



Sumber :  Busana Muslimah  Oleh: Euis Daryati

Read more ...

Busana Muslim, Budaya dan Esensi Manusia




GAYA BUSANA MUSLIM - Berbicara tentang mode, berarti berbicara tentang seni. Berbicara tentang seni berarti berbicara tentang budaya. Sedang pokok bahasan budaya berarti tidak lepas dari pembicaraan tentang manusia, sebagai pelaku sekaligus obyek budaya. 

Atas dasar itulah, dapat diambil konklusi bahwa, berbicara tentang mode tidak akan lepas dari pembicaraan tentang esensi manusia sebagai pondasi dasarnya, dan kesempurnaan manusia sebagai tujuan akhir segala bentuk ketaatan. Semua ini memiliki hubungan vertikal yang sangat erat kaitannya antara satu dengan lainnya. 


Melihat dari fenomena keragaman budaya yang ada di dunia ini, yang terkadang antara satu budaya dengan yang lain saling bertentangan, maka perlu ada parameter khusus yang menjadi tolok ukur persesuain budaya-budaya yang ada dengan esensi dasar manusia. Sehingga dari situ akan jelas, manakah budaya yang masih sesuai dengan esensi dasar manusia, dan manakah yang telah menyimpang darinya? 

Manusia memiliki dua dimensi; 
-  Dimensi lahiriah (bersifat materi), dan 
-  Dimensi batiniah (non-materi) yang biasa disebut dengan jiwa/ruh. 

Menurut pandangan dunia agamis, 
Kesempurnaan sejati manusia bukan terletak pada kesempurnaan sisi materi, akan tetapi, kesempurnaan sisi non-materilah yang menjadi tolok ukur kesempurnaan manusia. Oleh karena itu, dapat diambil kesimpulan bahwa, esensi dasar manusia pun terletak pada sisi non-materi dan jiwanya. 

Maka, kesempurnaan manusia terletak pada kesempurnaan jiwa dan ruhnya, bukan terletak pada kesempurnaan sisi materinya. Namun, hal ini bukan berarti sisi materi manusia harus diterlantarkan. Karena bagaimanapun juga, sisi materi dan lahiriah manusia pun memiliki peran penting dalam memberikan lahan pada kesempurnaan jiwanya.  

Tanpa dimensi materi, kesempurnaan sejati manusia –yang terletak pada sisi non-materi- tidak akan terwujud. Terbukti, semua ajaran agama tidak akan terlaksana tanpa bantuan sisi zahir dan materi manusia. 

Sisi non-materi yang menjadi esensi terpenting dari manusia adalah; akal dan fitrah. Dengan dua hal itulah akhirnya manusia dinobatkan sebagai makhluk yang paling utama dari sekian banyak makhluk-makhluk Tuhan.


Akal yang lebih banyak berfungsi untuk membedakan baik dan buruk, dan fitrah yang selalu menyeru kepada kebenaran, kebaikan, keindahan dan kesempurnaan, adalah modal utama kesempurnaan manusia. Jika dua hal itu diterlantarkan, niscaya manusia tidak layak disebut sebagai manusia seutuhnya.  Agama tidak pernah melarang manusia untuk mengikuti mode. 

Karena mode dan seni adalah salah satu pengejawantaan dari budaya. Sedang budaya adalah bagian primer dari kehidupan manusia, dimana tanpa budaya manusia tidak akan dapat menuju kesempurnaan yang diidamkan oleh hati sanubari setiap manusia berakal sehat. 

Akan tetapi, Islam adalah agama yang hendak membebaskan manusia dari berbagai bentuk perbudakan dan keterkekangan dari segala macam belenggu, termasuk diperbudak dan dikekang oleh mode.

Mode tidak lebih hanya sekedar sarana untuk mencapai kesempurnaan, bukan tujuan utama. Lantas mode, seni dan budaya yang bagaimanakah yang mampu menghantarkan manusia kepada kesempurnaan manusia? 

Hanya budaya yang bersumber dari akal sehat dan fitrah suci manusia saja yang mampu menghantarkan manusia kepada kesempurnaan sejatinya, bukan dari nafsu hewani yang hanya menjurus pada bidang material saja. Dari situ, dapat diambil benang merah bahwa, segala jenis mode yang bersumber dari akal dan fitrahlah yang mampu menghantarkan manusia untuk dapat menuju kesempurnaannya sebagai manusia.

Dengan kata lain, manusia akan menjadi ‘manusia’ dengan budaya akal dan fitrah. Sebaliknya, manusia akan menjadi ‘hewan’ jika hanya menitikberatkan pada budaya hewani yang lebih menonjolkan keindahan zahir dan sisi glamournya saja.
"Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang [di dunia] dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka."
(QS.47 Muhammad :12)

Sebagaimana yang telah diketahui dalam pokok-pokok bahasan teologi bahwa, gabungan antara ajaran akal dan fitrah ini hanya terwujud pada ajaran agama. Dan karena agama di sisi Allah hanyalah Islam, maka mode, seni dan budaya yang islami-lah yang mampu menghantarkan manusia kepada kesempurnaannya.  
"Sesungguhnya agama [yang diridhai] di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian [yang ada] di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya."
(QS.3 Ali-Imran :19)
Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima [agama itu] daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. ... (QS.3 Ali-Imran :85)

Dari penjelasan di atas, akhirnya muncul apa yang disebut dengan mode islami, seni islami dan budaya Islam yang “Busana Muslimah” adalah salah satu bagian dari wujud luaran (ekstensi) konsep tersebut.

Walaupun dalam perwujudan busana muslimah akan berbeda dan dapat disesuaikan dengan kultur wilayah masing-masing, namun terdapat kriteria universal dan batasan umum sebuah busana masuk kategori busana muslimah, antara lain; bukan busana yang membuat ‘menarik perhatian’ atau ‘aneh’ baik dari sisi warna maupun bentuk (syuhrat), tidak transparan, dan lain sebagainya. 

Semua ini kembali kepada hikmah yang tersirat dalam hijab islami, bahwa hijab berfungsi sebagai penjagaan, bukan bentuk pemenjaraan dan pengekangan. Dengan hijab islami, wanita dikenal dari sisi insaniahnya, bukan sisi gendernya. Dengan hijab islami, wanita dipandang dengan pandangan Ilahi bukan pandangan syahwani.

Apakah Busana Muslim ini  Syar'i ?


Sumber :  Busana Muslimah - Oleh: Euis Daryati 


Read more ...

Tips Sederhana Mempercantik Kulit Wajah

Tips Sederhana Mempercantik Kulit Wajah - Perempuan sangat peduli dengan wajahnya. Sebab wajah biasanya menjadi bagian yang pertama kali dilihat orang. Muslimah Cantik Sehat ingin berbagi tips sederhana untuk mempercantik wajah. Tips Mempercantik Kulit Wajah

Oh, tidak perlu lama. Inilah dia tips sederhana untuk mempercantik wajah

  • Cuci tangan yang bersih sebelum menyentuh wajah Anda
  • Lakukan cleansing kulit wajah pada pagi dan malam hari: Perlu dilakukan di malam hari-meski Anda tidak ber-make up, karena wajah mudah dinodai oleh polusi. Perlu pula dilakukan pada pagi hari, karena kulit Anda mengeluarkan lemak dan kotoran pada malam hari
  • Di malam hari, luangkan waktu untuk memijat kulit untuk menstimulasi sirkulasi pertukaran sel-sel pada kulit. Pijatan lembut selama dua menit bisa menghilangkan keletihan, menyantaikan wajah dan memberi kecerahan kulit.
  • Lindungi kulit secara benar, apalagi bila Anda sering bepergian.
  • Banyaklah minum air putih.

Untuk kulit kering:
  • Berilah kesenangan setiap saat.
  • Ubah jenis produk perawatan kulit sesuai musim, iklim, dan gaya hidup Anda: lingkungan ber-AC, kehidupan di alam terbuka
  • Mulailah menggunakan produk perawatan anti-ageing, segera setelah pertanda penuaan muncul. Hal ini kerap terjadi lebih cepat untuk jenis kulit Anda (utamanya di area sekitar mata)\
  • Hindari mandi dengan air panas, ada baiknya memakai bath oil
Untuk kulit sensitif:
  • Hangatkan dulu produk perawatan di genggaman tangan sebelum Anda memakainya. Lakukan perawatan kulit tanpa menggosok
  • Sebaiknya gunakan jari jemari daripada katun wol, kain atau tisu.
  • Gunakan penyemprot air, jangan membasuh melalui keran air.

Untuk kulit separuh baya:

  • Pilihlah produk perawatan kulit anti-ageing tergantung pada kondisi kulit, kebutuhan dan musim.
  • Leher, mata, dan tangan Anda bisa mengurangi keindahan penampilan, jadi imbali mereka dengan perhatian yang sangat spesial.
  • Di setiap pagi yang menyulitkan, janganlah ragu buat menggunakan produk kecantikan yang sesuai, yang bisa melembutkan permukaan kulit.
  • Sering terkena sinar matahari langsung, bisa menyebabkan keriput dan noda di kulit.
  • Untuk kulit berminyak
  • Lindungi dirimu dari sinar matahari langsung, dan penimbunan lemak di kulit wajah
  • Jangan mengeluarkan jerawat dan beruntusan di wajah secara swalayan
  • Lakukan perawatan peeling pada wajah sekali hingga tiga kali seminggu.
Begitu. Baca juga Cara alami memutihkan, mencerahkan, dan menghilangkan vlek hitam di kulit
jangan lewatkan juga tulisan tentang 3 Cara Mudah Mendapatkan Kulit Cantik.   semoga bermanfaat. - Tips Sederhana Mempercantik Kulit Wajah

Read more ...

Resep dan Rahasia Kecantikan Para Artis

Rahasia Kecantikan Para Artis - Jika anda punya uang banyak, dan anda ingin cantik itu mudah, gampang sekali. Tengoklah Siti Nurhaliza, bintang tersohor dari negeri jiran. Sebagai perempuan, dan artis pula, ia sangat menjaga tubuhnya. Tapi ia agak mendingan. Karena ia yang dibesarkan dengan penuh adat budaya pastinya menyanjung tinggi setiap apa yang diwariskan kepadanya. Ia masih memakai amalan petua yang digunakan sejak dahulu lagi. Tidak menolak kecanggihan terkini, apa yang penting bagi Siti amalan tradisional itu menjanjikan pengalaman yang luar biasa.

Nah, Muslimah Cantik Sehat kali ini akan berbagi rahasia dan resep kecantikan dari artis kondang Malaysia, yakni Siti Nurhaliza:

Resep dan Rahasia Kecantikan Para Artis


Ini dia beberapa resep dan rahasia kecantikan para artis

  • Untuk mendapatkan kulit licin, ambil tepung pulut dan campurkan dengan air. Kemudian, sapukan pada muka sebelum tidur. Jangan pula lupa basuh muka keesokan harinya.
  • Untuk penjagaan kulit, ambillah madu lebah dan dicampur dengan putih telur. Selepas itu, sapukan pada muka sehingga kering dan kemudian bilas selepas 30 menit.
  • Untuk mencegah kulit kering dan bersisik ambillah ampas kelapa dan campurkan dengan air asam jawa. Selepas itu, disapukan pada tempat kulit yang bersisik. Buat berulang kali dan insya-Allah kulit tidak akan bermasalah lagi.
Demikian. Baca juga Rahasia Kecantikan Wanita Korea dan 10 Wanita Muslimah Tercantik dan Terkaya.  semoga bermanfaat.- Resep dan Rahasia Kecantikan Para Artis

Read more ...

Busana Muslimah, Sejarah perkembangan nya

Busana Muslimah Indonesia

GAYA BUSANA MUSLIM - Agama tidak pernah melarang manusia untuk mengikuti mode. Karena mode dan seni adalah salah satu pengejawantaan dari budaya. Sedang budaya adalah bagian primer dari kehidupan manusia, dimana tanpa budaya manusia tidak akan dapat menuju kesempurnaan yang diidamkan oleh hati sanubari setiap manusia berakal sehat. 

Akan tetapi, Islam adalah agama yang hendak membebaskan manusia dari berbagai bentuk perbudakan dan keterkekangan dari segala macam belenggu, termasuk diperbudak dan dikekang oleh mode. 
Mode tidak lebih hanya sekedar sarana untuk mencapai kesempurnaan, bukan tujuan utama.


Sejarah busana lahir seiring dengan dengan sejarah peradaban manusia itu sendiri. Oleh karenanya, busana sudah ada sejak manusia diciptakan. Kesimpulan ini dapat diambil dari firman Allah swt yang berbunyi : 
“Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syetan sebagaimana ia telah mengeluarkan ibu-bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya..…” 

(QS.7 Al-A’raf :27)

Godaan terhadap nya
".…Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman."

(QS.7 Al-A’raf :27)

Busana memiliki fungsi yang begitu banyak, dari menutup anggota tertentu dari tubuh hingga penghias tubuh. Sebagaimana yang telah diterangkan pula oleh Allah dalam Al-Qur’an, yang mengisyaratkan akan fungsi busana ;
"Hai anak Adam (manusia) sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat."
(QS.7 Al-A’raf :26)
Melihat kembali mana yang Syar'i

Dari tata cara, bentuk dan mode berbusana, manusia dapat dinilai kepribadiannya. Dengan kata lain, cara berbusana merupakan cermin kepribadian seseorang. 

Konsekwensi sebagai manusia agamis adalah berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan segala perintah Allah dan meninggalkan segala larangan agamanya. Salah satu bentuk perintah agama Islam adalah perintah untuk mengenakan busana yang menutup seluruh aurat yang tidak layak untuk dinampakkan pada orang lain yang bukan muhrim.

Dari sinilah akhirnya muncul apa yang disebut dengan istilah 
“Busana Muslimah”

Katakanlah kepada wanita yang beriman: 
"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang [biasa] nampak daripadanya.
Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada
-  Suami mereka, atau
-  Ayah mereka, atau
-  Ayah suami mereka, atau
-  Putera-putera mereka, atau
-  Putera-putera suami mereka, atau
-  Saudara-saudara laki-laki mereka, atau
-  Sutera-putera saudara laki-laki mereka, atau
-  Putera-putera saudara perempuan mereka, atau
-  Wanita-wanita Islam, atau
-  Budak-budak yang mereka miliki, atau
-  Pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan [terhadap wanita] atau
-  Anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.
Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
(QS.24 Al-Noor :31)

Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min : 
"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.
(QS.33 Al-Ahzab :59)

Busana muslimah adalah busana yang sesuai dengan ajaran Islam, dan pengguna gaun tersebut mencerminkan seorang muslimah yang taat atas ajaran agamanya dalam tata cara berbusana. 

Busana muslimah bukan hanya sekedar symbol, melainkan dengan mengenakannya, berarti seorang perempuan telah memproklamirkan kepada makhluk Allah akan keyakinan, pandangannya terhadap dunia, dan jalan hidup yang ia tempuh, dimana semua itu didasarkan pada keyakinan mendalam terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Kuasa. 


Sumber :  Busana Muslimah; antara Mode dan Etika  Oleh: Euis Daryati 


Read more ...

Berbagai Pengorbanan Wanita Supaya Cantik

jilAda sebuah penelitian yang miris kita dengar. Bahwa dua puluh persen wanita mengidap kompleks rendah diri dan tujuh puluh persen memiliki ilusi. Untuk membuktikan tentang kebenaran penelitian itu barangkali kita bisa melihat wajah-wajah di sekeliling kita. Betapa banyak perempuan yang merasa takut tidak dihargai dihargai bila ada yang kurang dalam dirinya.

Itulah perempuan, tubuh, gaya, dan penampilan selalu menjadi bahan pikiran dan diperjuangkan semaksimal mungkin untuk sempurna. Berbeda dengan lelaki yang tidak begitu memperhatikan penampilan dan gaya, rata-rata perempuan sering stres ketika menjelang hari raya dan belum memiliki busana yang cocok untuk acara keluarga, atau hanya karena jerawat yang hinggap di jidadnya.

Beribu pengorbanan wanita untuk tampil cantik. Berikut ini adalah beberapa contoh saja, saya kutipkan dari mypepito.info.com

1. Memakai high heels yang tingginya bisa sampai 12 cm

Ini dia kelakukan wanita untuk terlihat lebih seksi di mata para lelaki. Selain itu bentuk kaki terlihat lebih indah.

2.Berdandan selama berjam-jam

Sangat sedikit laki-laki yang memikirkan betapa sulitnya berdandan. Untuk wanita yang tidak terlalu ahli dalam berdandan bisa membutuhkan waktu 2 jam atau lebih karena membutuhkan ketelitian. Belum lagi kalo berantakan, butuh waktu untuk membersihkan. Dan taukah kalian bahwa make up yg biasa dipakai dalam berdandan sebenarnya kurang bagus di pakai untuk kulit wajah karena memakai make up menahan minyak dalam wajah tidak tampak. Belum lagi memakai maskara, kalau tiba-tiba mata gatal ga bisa d kucek-kucek (sangat menyiksa).

3. Operasi silikon

Beberapa wanita sering merasa banyak kekurangan dalam tubuhnya. Entah payudaranya kurang besar atau, hidungnya kurang mancung, dll. Wanita rela menghabiskan uang berjuta-juta untuk terlihat cantik di depan semua orang terutama laki-laki. Meski tahu silikon itu tidak baik untuk tubuh, tetap saja dilakukan. Memasang silikon ternyata mengandung beberapa resiko, seperti kerusakan jaringan secara permanen.

4. Memakai baju yang ribet

Untuk terlihat cantik juga memerlukan pakaian yang indah. Tapi tidak pernah mikir kalau baju yang dikenakan itu membuat wanita tidak nyaman. Mungkin terlalu ketat hingga membuatnya tidak bisa napas.

5. Menata rambut

Untuk wanita sendiri memiliki selera masing-masing mengenai rambut. Ada yang suka mengecet rambut dengan warna yang mencolok. Rambut yang lurus. Rambut panjang dan bergelombang, dan lain-lain.

Banyak wanita mengalami kesulitan dengan rambutnya yang susah di tata dengan rapi. Untuk terlihat rapi mereka pergi ke salon untuk d blow, di catok. Ada juga yang dari malam sebelum tidur mereka sudah memakai gulungan rambut agar pagi-pagi saat mereka bangun dan melepas gulungan rambutnya, mendapatkan rambut yang indah bergelombang. Pengorbanan semalaman karena tidur yang tidak nyaman.

6. Menghabiskan uang

Ini adalah hal yang pasti. Untuk terlihat cantik pasti membutuhkan biaya yang besar. Membeli baju, sepatu, make up, ke salon, dll. Karena itu jangan heran kalau bertemu dengan perempuan materialistis.

Uang, bagi sebagian orang, dijadikan syarat utama untuk dapat tampil sempurna. Dengan uang segalanya dapat dirubah, termasuk wajah. Tentu ini logika materialistik, sangat bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Read more ...

Alasan Wanita Mengapa Tidak Mau Berhijab


GAYA BUSANA MUSLIM - Allah telah mewajibkan hijab atas setiap wanita demi melindungi kesuciannya dan menjaga kehormatannya serta menjadi pertanda bagi keimanannya. Oleh karena itu masyarakat yang jauh dari manhaj Allah dan menyimpang dari jalan-Nya yang lurus adalah masyarakat yang sakit, memerlukan pengobatan yang dapat mengantarkannya kepada kesembuhan dan kebahagiaan. 

Diantara bentuk penyakit yang sangat menyedihkan adalah tersebarnya fenomena sufur (keberadaan wanita keluyuran diluar rumah) dan tabarruj (terbukanya aurat wanita, rambut, leher, wajah, lengan, kaki dan segala perhiasan dan dandanannya).

Sangat disayangkan, fenomena tidak sehat ini telah menjadi ciri khas masyarkat Islam, meskipun pakaian islami masih tersebar didalamnya. Maka pertanyaannya adalah: mengapa masyarakat sampai pada penyimpangan seperti ini ? 

Mengapa kaum muslimah memilih untuk tidak berhijab, menutup aurat dan melindungi harga diri, kesucian dan kehormatan ? ..... Berikut ini kesepuluh alasan mereka beserta tanggapannya :



Alasan PERTAMA
‘Saya belum yakin dengan hijab.’

Maka kita ajukan dua pertanyaan:
Pertama : 
Apakah mereka secara mendasar telah yakin dengan keberadaan Islam? 
Jawabannya pasti “Ya”, karena ia mengucapkan Ù„ا إله إلا الله Ini berarti mereka telah yakin dengan aqidah Islam. Dan mereka juga telah mengucapkan Ù„ا إله إلا الله Ini berarti mereka telah yakin dengan syariat Islam. Jadi mereka telah menerima syariat Islam sebagai aqidah, syariat dan jalan hidup.
Kedua : 
Apakah hijab termasuk bagian dari syariat Islam dan kewajibannya?
Seandainya mereka ikhlas dan mencari kebenaran dalam masalah ini tentu mereka akan mengatakan “Ya”, karena Allah yang kita imani sebagai satu-satunya sesembahan yang benar telah memerintahkan hijab didalam kitab suci-Nya, dan Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang kita imani sebagai utusan Allah telah memerintahkan hijab didalam sunnahnya.

Alasan KEDUA
“Saya telah yakin dan menerima kewajiban syariat hijab, 
akan tetapi ibu saya melarang saya untuk memakainya, 
kalau saya mendurhakainya pasti saya masuk neraka.”

Alasan ini telah dijawab oleh makhluk Allah yang paling mulia yaitu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam ungkapannya yang sangat singkat dan bijak :
“Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam hal mendurhakai sang pencipta.”
Kedudukan kedua orang tua terutama ibu adalah sangat tinggi dan luhur, bahkan Allah menyandingkannya dengan perkara yang paling agung yaitu ibadah menyembah kepada-Nya dan bertauhid kepada-Nya, dalam banyak ayat sebagaimana firman Allah :
“Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak.” .. 
(An-Nisa` :36)
Jadi taat kepada kedua orangtua tidak dibatasi oleh apapun kecuali satu hal yaitu jika keduanya memerintahkan untuk bermaksiat kepada Allah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti kedunya.” .. (Luqman :15)
Dan ketidak taatan kepada keduanya dalam hal maksiat tidak menjadi penghalang bagi anak untuk berbuat baik kepada keduanya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“Dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.” ..  (Luqman :15)

Alasan KETIGA
“Udara panas di negeri kami, saya tidak tahan, 
bagaimana jika saya memakai hijab?"

Kepada orang-orang seperti ini Allah Subhanahu wa Ta’ala mengatakan :
“Katakanlah: “Api nereka Jahannam itu lebih sangat panas(nya) jikalau mereka mengetahui.” .. (At-Taubah: 81)
Bagaimana bila engkau bayangkan antara panasnya negerimu dengan panasnya api jahannam?

Ketahuilah bawa setan telah membelitmu dengan salah satu tipu dayanya yang rapuh agar kamu terbebas dari panasnya dunia menuju panasnya neraka. Selamatkanlah dirimu dari jerat-jerat setan, jadikanlah teriknya matahari sebagai nikmat bukan sebagai siksa, karena ia mengingatkanmu kepada dahsyatnya adzab Allah pada hari dimana panasnya melebihi penasnya dunia dengan berlipat-lipat ganda.

Alasan KEEMPAT
“Saya takut bila saya berhijab sekarang maka 
suatu saat nanti saya akan melepaskannya 
sebab saya melihat banyak yang melakukan seperti itu.”

Kepadanya kita katakan: “Seandainya semua manusia berfikir dengan logika seperti ini tentu mereka meninggalkan agama ini secara total, tentu mereka telah meninggalkan shalat, karena sebagian mereka khawatir meninggalkannya. 

Tentu mereka juga tidak mau berpuasa karena banyak dari mereka khawatir jika suatu saat akan meninggalkannya … dst. Tidakkah kamu perhatikan bagaimana sekali lagi setan menjeratmu dengan jaring-jaringnya yang rapuh agar kamu meninggalkan cahaya hidayah?
“Amal yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling langgeng meskipun sedikit.” 
Mengapa engkau tidak mencari faktor-faktor yang membuat mereka itu menanggalkan hijabnya, supaya engkau dapat mengatasi dan menanggulanginya?”

Alasan KELIMA
“Saya khawatir, jika saya mengenakan pakaian syar’i, 
saya akan dicap sebagai kelompok tertentu, 
sedangkan saya tidak suka tahazzub 
(berpecah belah atas dasar fanatisme golongan)”

Sesungguhya didalam Islam itu hanya ada dua hizib (kelompok) tidak ada yang lain. Keduanya disebutkan oleh Allah didalam kitab sucinya. Hizib pertama disebut dengan hizbullah. Yaitu orang yang ditolong oleh Allah kerena ia mentaati perintah-perintah-Nya dan manjauhi larangan-larangan-Nya. 

Kelompok kedua disebut hizbusysyaithon yaitu orang yang mendurhakai Allah, mentaati setan dan banyak berbuat kerusakan dimuka bumi. Ketika engkau mematuhi perintah Allah yang diantaranya adalah hijab maka engkau tergabung dalam hizbullah yang beruntung. 

Dan ketika engkau bertabarruj menampakkan kecantikanmu maka engkau suka atau tidak suka, sadar atau tidak sadar telah naik diatas perahu setan bersama rombongan mereka dari kelompok munafiqin dan kuffar. Sungguh mereka adalah seburuk-buruk teman.


Alasan KEENAM
“Ada yang mengatakan kepada saya : Jika kamu berhijab 
maka tidak ada laki-laki yang menikahimu. 
Oleh karena itu saya tanggalkan dulu masalah hijab ini hingga saya menikah”

Ukhti, sesungguhnya suami yang menginginkanmu keluar rumah dengan membuka aurat, dan bermaksiat kepada Allah adalah suami yang tidak layak untukmu, suami yang tidak cemburu atas kehormatan Allah, tidak cemburu atas dirimu, dan tidak menolongmu untuk dapat memasuki surga dan selamat dari neraka.

Sesungguhnya rumah tangga yang dibangun diatas dasar maksiat kepada Allah dan diatas kemurkaan-Nya adalah pantas bagi Allah untuk menulisnya sebagai keluarga yang sengsara di dunia dan akhirat. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yag sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” .. (Thaha :124)
Setelah itu, sesungguhnya pernikahan itu adalah nikmat dari Allah yang dianugerahkan kepada siapapun yang Dia kehendaki, betapa banyak wanita berhijab yang menikah, betapa banyak wanita yang safirah (sering keluar rumah) mutabarrijah (membuka aurat, kecantikannya) tidak menikah. 

Apabila kamu mengatakan, bahwa sufurku dan tabarrujku adalah sarana bagi tujuan yang suci yaitu pernikahan, maka tujuan yang suci tidak menghalalkan cara-cara yang rusak dan maksiat dalam Islam. 

Alasan KETUJUH
"Saya mengetahui bahwa hijab itu wajib, 
akan tetapi saya akan komitmen dengannya 
setelah Allah memberikan hidayah nanti.”

Tanyakan kepada ukhti ini, apa langkah-langkah yang ia tempuh agar mendapatkan hidayah dari Allah ini?
Kita mengetahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan segala sesuatu itu ada sebabnya. Oleh karena itu orang yang sakit minum obat supaya sembuh, seorang musafir naik kereta atau kendaraan supaya sampai ketempat tujuan dst. 

Apakah ukhti ini benar-benar jujur telah mengikuti jalan hidayah dan mengerahkan kemampuannya untuk sebab-sebab yang dapat mengantarkan kepada hidayah? Seperti berdo’a kepada Allah secara ikhlash sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
“Tujukilah kami kepada jalan lurus.” .. (Al-Fatihah :6)
Seperti berteman dengan wanita-wantia shalihah, kerena mereka adalah sebaik-baik penolong untuk mendapatkan hidayah dan mempertahankannya, sehingga ia betul-betul komitmen dengan perintah-perintah Allah, dan memakai hijab yang diperintahkan oleh Allah kepada wanita-wanita beriman.

Alasan KEDELAPAN
“Belum waktunya saya memakai hijab, karena saya masih kecil, 
nanti kalau saya sudah besar dan sudah haji saya akan berhijab.”

Ketahuilah ada satu malaikat yang berdiri didepan pintumu sedang menunggu perintah Allah. Dia akan bertindak cepat dan tepat kapan saja dari detik-detik kehidupanmu jika ketentuan Allah telah tiba.
“Maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat pula memajukannya.” .. (Al-A’raf :34)
Kemudian tidak pandang bulu, besar ataupun kecil. Bisa saja ajal menjemputmu ketika kamu masih bermaksiat kepada Allah dengan maksiat besar seperti ini; kamu melawan Allah dengan sufur dan tabarrujmu.

Alasan KESEMBILAN
“Kemampuan finansialku terbatas, 
sehingga aku tidak mempu mengganti baju-bajuku 
dengan pakaian-pakaian yang syar’i."

Kepada ukhti ini kita katakan: 
“Untuk mendapatkan ridha Allah dan untuk mendapatkan surga-Nya, semua yang mahalpun terasa tidak ada harganya; harta dan jiwa tidak ada nilainya. Dan ingat Allah pasti menolong hamba-hamba-Nya yang taat. Barangsiapa yang bertakwa pasti Allah berikan jalan keluar dan kemudahan.

Alasan KESEPULUH
Akhirnya wanita kesepuluh mengatakan: "Saya tidak berhijab 
karena mengamalkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.
“Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).” .. (Ad-Dhuha :11)
Bagaimana saya harus menyembunyikan nikmat kecantikan yang telah Allah berikan kepada saya seperti rambut yang lembut, paras yang cantik dan kulit yang indah?

Kita katakan: Ukhti ini bersedia mengikuti firman Allah dan komitmen dengan perintah Allah, tetapi sayang selama itu sesuai dengan hawa nafsunya dan menurut pemahaman yang semaunya. Dan meninggalkan perintah-perintah dari sumber yang sama ketika tidak bernafsu kepadanya. Jika tidak mengapa tidak mematuhi perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala :
“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (An-Nur: 31)
Dan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
“Hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka (keseluruh tubuh mereka).” .. (Al-Ahzab :59)
Sesungguhnya nikmat Allah yang terbesar adalah nikmat iman dan hidayah. Lalu mengapa engkau tidak menampakkan dan memperbincangkan nikmat Allah yang terbesar ini yang diantaranya adalah hijab syar’i.
“Ya Allah, janganlah Engkau simpangkan hati kami ini setelah Engkau berikan hidayah kepada kami dan anugerahkanlah kepada kami dari sisi-Mu sebuah rahmat, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi.”

Sumber : Majalah Qiblati Edisi 2 Tahun I


Read more ...

Inilah Rahasia Kecantikan Wanita dari Berbagai Negara

Rahasia Kecantikan - Cantik, itulah yang menjadi impian semua perempuan di dunia. Tak ada yang tidak ingin tampil cantik. Segala hal dilakukan untuk dapat tampil cantik, mulai memakai make up, mencoba aneka bedak, sampai oprasi plastik, dan mendatangi dukun untuk memasang susuk. - Rahasia Cantik Alami

Anda juga, kan? Ingin tetap cantik. Ingin awet muda, memiliki kulit halus dan wangi. BANYAK treatment yang dilakukan wanita di berbagai belahan dunia. Sebagian besar perawatan itu adalah perawatan yang sudah dilakukan secara turun temurun dan sudah menjadi bagian dari tradisi. Berikut adalah Rahasia Kecantikan Wanita dari Berbagai Belahan Dunia yang saya kutip dari sebuah situs ternama. Hem, situs muslimah cantik sehat ini juga sudah banyak dikunjungi dan ternama.

Inilah Rahasia Kecantikan Wanita dari Berbagai Negara


Rahasia Kecantikan Perempuan Mesir

Dulu Cleopatra gemar menggunakan susu dan madu. Dia juga senang melakukan perawatan dengan bahan mineral seperti garam laut. "Garam laut, memiliki kandungan kalsium dan potasium," kata dr Diana Magdalena Party, ahli kecantikan. Garam laut memiliki khasiat untuk membuat awet muda dan menghilangkan jerawat.

Selain itu, wanita Mesir juga menggunakan lumpur mati untuk merawat kulitnya. "Lumpur mati mengandung potasium, sodium, dan bromine yang berguna untuk mengencangkan kulit," imbuh dr Diana Magdalena Patty.
Yunani Jeruk adalah buah yang sangat istimewa. Jeruk dijuluki sebagai apel emas karena mengandung kolagen yang sangat bermanfaat untuk membantu menghilangkan kerut di wajah. Jeruk memang memiliki kemampuan untuk mempertahankan elastisitas kulit.

Selain memperlancar peredaran darah, minyak saripati jeruk pun mengenyalkan kulit yang kasar dan memusnahkan bakteri yang berpotensi memunculkan jerawat. Caranya cukup mudah. Bersihkan wajah dengan air hangat yang dicampur dengan essential oil jeruk. Atau masker dengan jus jeruk di dalamnya.

Rahasia Kecantikan Perempuan Prancis

Rata-rata wanita di Prancis sangat tergila-gila pada lotion. Mereka menggunakan lotion sangat banyak. Hampir seperti mandi lotion. Mereka yakin bahwa lotion memiliki kandungan yang baik untuk menghaluskan kulit.

Rahasia Kecantikan Perempuan Spanyol

rahasia kecantikan wanita dari berbagai negaraAnda ingin memiliki jari yang indah? Anda dapat menggunakan cara seperti wanita Spanyol yang selalu menggunakan olive oil untuk melembutkan jari-jari tangan. Sebelum melakukan manicure dan pedicure, biasanya para perempuan di Spanyol mencelupkan jari- jarinya ke dalam mangkok yang telah berisi olive oil dengan tambahan perasan lemon.

Hal ini sangat berguna untuk mempermudah pengelupasan kutikula dan pembentukan kuku. "Olive oil mengandung vitamin E dan vitamin K yang bagus untuk kelembaban kulit," kata dr Diana Magdalena Patty.

Rahasia Kecantikan Perempuan Portugal

Wanita yang ingin memiliki rambut yang indah dapat menggunakan masker alpukat seperti yang digunakan oleh wanita Portugal. Mereka percaya bahwa buah alpukat yang digunakan sebagai masker dapat membantu mengatasi rambut yang kering dan rusak.

"Alpukat itu memiliki kandungan asam lemak dan memiliki nutrisi yang sangat baik untuk melembabkan rambut," lanjut dr Diana Magdalena Patty.

Caranya cukup mudah. Belah alpukat menjadi dua bagian, kemudian ambil bagian daging buah dan hancurkan. Bubur alpukat tersebut dioleskan ke rambut. Setelah satu jam, bilas rambut yang sudah dimasker dengan sampo.

Rahasia Kecantikan Perempuan Rusia

Scrub atau lulur dari kopi mungkin sudah sering dilakukkan oleh setiap orang. Tapi tidak banyak yang tahu bahwa resep ini berasal dari Rusia.

Di negara ini, banyak pria dan wanita yang sering menggosokkan kopi pada tubuhnya saat bersauna. Cara ini ternyata lebih efektif untuk mengangkat sel kulit mati. Dengan menggunakan lulur kopi, tubuh akan terhindar dari bau badan dan kulit akan terlihat lebih bersih.

Rahasia Kecantikan Perempuan Inggris

Jika Anda memiliki masalah lingkaran hitam pada mata, ada cara ampuh yang dapat Anda coba, yaitu menggunakan ampas teh, seperti yang dilakukan oleh para wanita Inggris, mereka memiliki satu kebiasaan unik untuk merawat matanya, yaitu menyimpan teh bekas di lemari es. Sehingga ketika sewaktu-waktu terjadi iritasi pada mata, mereka dapat mengambil teh tersebut dan meletakannya di atas mata, yang terpejam, selama beberapa menit.

Ampas teh sangat baik untuk menghilangkan kantung mata dan membuat mata terlihat lebih segar.

Rahasia Kecantikan Perempuan Brazil

Negara ini sudah terlanjut terkenal dengan perempuannya yang suka mengenakan bikini. Menariknya, tidak semua wanita di sana memiliki rasa percaya diri saat mengenakan bikini. Apalagi wanita yang punya masalah selulit.

Salah satu cara yang dapat dilakukan wanita Brazil untuk menghilangkan selulit adalah dengan menggunakan pasir yang dicampur minyak zaitun.

Rahasia Kecantikan Perempuan Jepang

Negara Matahari Terbit ini adalah negara yang perkembangan teknologinya sangat cepat. Namun untuk perawatan tubuh, wanita Jepang lebih cenderung memilih perawatan dengan bahan tradisional. Bahan tersebut terbuat dari kotoran burung bulbul.

"Kotoran burung bulbul memang mengandung enzim guanine yang berkhasiat untuk melembutkan dan menghaluskan wajah," terang dr Diana Magdalena Patty.

Rahasia Kecantikan Perempuan Thailand

Para wanita Thailand senang merawat kecantikan kulitnya dengan madu yang dicampur dengan biji wijen hitam dan putih untuk dijadikan scrub. Wijen berguna untuk mengelupaskan sel-sel kulit mati. Sementara madu berkhasiat untuk melembabkan kulit. Selain itu, wanita di sana juga senang minum madu yang dicampur dengan wijen untuk mencegah rambut beruban.

Demikian. Baca juga Cara Memutihkan, Mencerahkan, dan Menghilangkan Vlek Kulit, juga tentang Berbagai Tips Cantik Alam. Semoga bermanfaat.  Inilah Rahasia Kecantikan Wanita dari Berbagai Negara 

Read more ...

Seorang Pramugari KOMA Di TANAH SUCI



GAYA BUSANA MUSLIM - Sengaja menulis kembali cerita ini dengan maksud ingin menyebarkan kisah kebesaran Allah yang maha dahsyat ! Mudah-mudahan kita menjadi umat yang diselamatkan Allah.
 .. Aamiin ...

Selama hampir sembilan tahun menetap di Mekah sambil menguruskan jemaah haji dan umrah, saya telah melalui berbagai pengalaman menarik dan yang pahit. Bagaimana pun, dalam banyaknya peristiwa yang saya alami, ada satu kejadian yang tidak akan pernah saya bisa lupakan. Kisah ini terjadi kepada seorang wanita yang berusia di pertengahan 30-an pada saat saya mengurus satu rombongan haji.


Setibanya wanita tersebut dan rombongan haji di Lapangan Terbang Jeddah kami sambut dengan sebuah bus. Semuanya terlihat riang sebab ini adalah pertama kalinya mereka melaksanakan haji. Setelah itu saya membawa mereka menaiki bis dan dari situ, kami menuju ke Madinah.

Alhamdulillah, segalanya berjalan lancar hingga kami sampai di Madinah. Tiba di Madinah, semua orang turun dari bus. Turunlah mereka satu persatu sampai tiba pada giliran wanita tersebut.

Tanpa sebab yang jelas tiba-tiba wanita itu jatuh tidak sadarkan diri, yang secara langsung setelah menginjak bumi Madinah.

Sebagai orang yang dipertanggungjawabkan mengurus jemaah itu, saya pun bergegas menuju ke arah wanita tersebut. “Jemaah ini sakit” kata saya pada jemaah-jemaah yang lain. Suasana yang tadinya tenang serta merta bertukar menjadi cemas dan semua jemaah terlihat panik atas kejadian ini.

“Badan dia panas dan menggigil. Jemaah ini tak sadarkan diri, cepat tolong saya … kita bawa dia ke rumah sakit” kata saya.

Tanpa membuang waktu, kami mengangkat wanita tersebut dan membawanya ke rumah sakit Madinah yang terletak tidak jauh dari situ. Sementara itu, jemaah yang lain diantar ke tempat penginapan masing-masing.
Sampai di rumah sakit Madinah, wanita itu masih belum sadarkan diri. Berbagai usaha dilakukan oleh dokter untuk memulihkannya, namun semuanya gagal.

Sementara itu, tugas mengurus jemaah perlu saya teruskan. Saya terpaksa meninggalkan wanita tersebut di rumah sakit. Namun dalam kesibukan menguruskan jemaah, saya menghubungi rumah sakit Madinah untuk mengetahui perkembangan wanita tersebut.

Namun, saya diberi kabar bahwa dia masih tidak sadarkan diri. Selepas dua hari, wanita itu masih juga tidak sadarkan diri. Saya makin cemas, maklumlah, itu adalah pengalaman pertama saya berhadapan dengan situasi seperti itu.

Semua usaha untuk memulihkannya gagal, maka wanita itu dibawa ke rumah sakit Abdul Aziz Jeddah untuk mendapatkan perawatan lanjut sebab rumah sakit di Jeddah lebih lengkap kemudahannya dibandingkan rumah sakit Madinah.

Namun usaha untuk memulihkannya masih tidak berhasil. Jadwal Haji harus diteruskan. Kami berangkat ke Mekah untuk mengerjakan ibadah haji. Selesai haji, saya langsung pergi ke Jeddah.

Malangnya, sampai rumah sakit Abdul Aziz, saya diberitahu oleh dokter bahwa wanita tersebut masih koma. Bagaimanapun, kata dokter, keadaannya stabil. Melihat keadaannya itu, saya ambil keputusan untuk menunggunya di rumah sakit.

Setelah dua hari menunggu, akhirnya wanita itu membuka matanya. Dari sudut matanya yang terbuka sedikit itu, dia memandang ke arah saya dan terus memeluk saya dengan erat sambil menangis terisak-isak. Ketika itu saya sangat bingung, Saya bertanya kepada wanita tersebut,

“Kenapa kamu menangis ?”

“Ustazah … saya taubat Ustazah. Saya menyesal, saya takkan berbuat lagi hal-hal yang tidak baik. Saya bertaubat, betul-betul bertaubat.”

“Kenapa kamu tiba-tiba ingin bertaubat?” tanya saya masih dalam keadaan bingung. Wanita itu terus menangis terisak-isak tanpa menjawab pertanyaan saya itu. Tidak lama kemudian dia bersuara, menceritakan kepada saya mengapa dia berkelakuan demikian, cerita yang bagi saya perlu diambil hikmahnya oleh kita semua.

Katanya, “Ustazah, saya ini sudah berumah tangga, menikah dengan lelaki orang kulit putih. Tapi saya salah. Saya ini cuma Islam pada nama dan keturunan saja. Saya tak pernah mengerjakan ibadah. Saya tidak sholat, tidak puasa, semua amalan ibadah saya dan suami tidak pernah saya kerjakan, rumah saya penuh dengan botol minuman.

Dengan suara tersekat-sekat, wanita itu menceritakan,

“Ustazah … Allah itu Maha Besar, Maha Agung, Maha Kaya. Semasa koma , saya telah diazab dengan siksaan yang benar-benar pedih atas segala kesalahan yang telah saya buat selama ini.

“Betulkah?” tanya saya terkejut.

“Betul Ustazah. Selama koma itu saya telah ditunjukkan oleh Allah tentang balasan yang Allah beri kepada saya. Balasan azab Ustazah, bukan balasan syurga.

Saya rasa seperti diazab di neraka. Saya ini seumur hidup tak pernah pakai jilbab. Sebagai balasan, rambut saya ditarik dengan bara api. Sakitnya tidak bisa saya ceritakan dengan kata-kata.

Menjerit-jerit saya minta ampun minta maaf kepada Allah.” “Bukan itu saja, buah dada saya pun diikat dan dijepit dengan penjepit yang dibuat daripada bara api, kemudian ditarik ke sana-sini … putus, jatuh ke dalam api neraka.

Buah dada saya hancur terbakar, panasnya bukan main. Saya menjerit, menangis kesakitan. Saya masukkan tangan ke dalam api itu dan saya ambil buah dada itu kembali .”

Tanpa mempedulikan pasien lain, suster pun memerhatikannya wanita itu terus bercerita. Menurutnya lagi, setiap hari dia disiksa, tanpa henti, 24 jam sehari. Dia tidak diberi waktu untuk beristirahat atau dilepaskan dari hukuman, sepanjang masa koma itu di laluinya dengan azab yang amat pedih.

Dengan suara terbata-bata, dengan berlinangan air mata, wanita itu meneruskan ceritanya,
“Hari ke hari saya disiksa. Bila rambut saya ditarik dengan bara api, sakitnya terasa seperti kulit kepala yang ikut terlepas. Panasnya juga menyebabkan otak saya terasa seperti menggelegak."

Azab itu pedih … pedih yang amat sangat … tidak bisa saya ungkapkan. Sambil bercerita, wanita itu terus meraung, menangis terisak-isak. Terlihat dia betul-betul menyesal atas semua kesalahannya. Saya pun termenung, kaget dan menggigil mendengar ceritanya. Sangat pedih balasan Allah kepada umat-Nya yang ingkar.

“Ustazah … buat saya, Islam hanya nama saja, tapi saya minum alkohol, saya main judi dan segala macam dosa besar. Karena saya suka makan dan minum apa yang diharamkan Allah, semasa tidak sadarkan diri itu saya telah diberi makan buah-buahan yang berduri tajam.

Buah yang tak berisi melainkan hanya duri-duri saja, tapi saya sangat ingin memakannya, karena saya benar-benar merasa lapar. Bila ditelan buah-buah itu, duri-durinya menusuk kerongkongan saya dan bila sampai ke perut terasa menusuk perut saya. Sedangkan jari yang tertusuk jarum pun terasa sakitnya.

Setelah buah-buah duri itu habis, saya diberi makan berupa bara-bara api. Pada saat saya masukkan bara api itu ke dalam mulut, seluruh badan saya rasanya seperti terbakar hangus. Panasnya cuma Allah saja yang tahu. Api yang ada di dunia ini tidak akan sama dengan kepanasannya. Setelah memakan bara api itu, saya meminta minuman, tapi … saya dihidangkan dengan minuman yang dibuat dari nanah. Baunya cukup busuk, saya terpaksa meminumnya sebab saya sangat merasa haus. Semua terpaksa saya lalui, tak pernah saya alami sepanjang hidup di dunia ini.”

Saya terus mendengar cerita wanita itu dengan tekun. Sangat terasa kebesaran Allah.

“Semasa diazab itu, saya merayu memohon kepada Allah supaya diberikan nyawa sekali lagi, berilah saya peluang untuk hidup sekali lagi. Tak berhenti saya memohon. Saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan saya. Saya berjanji tidak akan ingkar atas perintah Allah dan akan jadi umat yg soleh. Saya berjanji kalau saya dihidupkan kembali, saya akan perbaiki segala kekurangan dan kesalahan saya dahulu, saya akan mengaji, akan sholat, akan puasa yang selama ini saya tinggalkan.”

Saya termenung mendengar cerita wanita itu. Benarlah, Allah itu Maha Agung dan Maha Berkuasa. Kita manusia ini tak akan terlepas dari balasan-Nya. Kalau baik amalan kita maka baiklah balasan yang akan kita terima, kalau buruk amalan kita, maka azablah kita di akhirat kelak.

Alhamdulillah, wanita itu telah menyaksikan sendiri kebenaran Allah.
“Ini bukan mimpi ustazah. Kalau mimpi azabnya tidak akan terasa sampai sepedih ini. Saya bertaubat Ustazah, saya tak akan ulangi lagi kesalahan saya. Saya bertaubat … saya taubat Nasuha,” katanya sambil menangis-nangis.
Sejak itu wanita tersebut benar-benar berubah. Bila saya membawanya ke Mekah, dia menjadi jemaah yang paling khusyuk. Amal ibadahnya tak pernah berhenti. Contohnya, kalau wanita itu pergi ke masjid pada waktu maghrib, dia hanya akan balik kehotelnya selepas sholat subuh.

“Kenapa melakukan ibadah sampai tidak ingat waktu. kamu juga harus menjaga kesehatan. Pulanglah setelah sholat Isya, makan nasi atau istirahatlah sejenak …” tegur saya.

“Tidak apa-apa Ustazah. saya membawa buah kurma. saya memakannya disaat saya merasa lapar.” Menurut wanita itu, sepanjang berada di dalam Masjidil Haram, dia ingin membayar sholat yang ditinggalkannya dahulu.

Selain itu dia berdoa, mohon kepada Allah supaya mengampunkan dosanya. Saya kasihan melihatkan keadaan wanita itu, takut karena ibadah dan tekanan perasaan yang keterlaluan dia akan jatuh sakit. Jadi saya menasihatkan supaya tidak beribadah keterlaluan hingga mengabaikan kesehatannya.

“Tidak boleh Ustazah. Saya takut … saya sudah merasakan pedihnya azab Tuhan. Ustazah tidak merasa, Ustazah tidak mengetahui rasanya. Kalau Ustaz sudah merasakan azab itu, Ustazah juga akan menjadi seperti saya. Saya betul- betul bertaubat.”

Wanita itu juga berpesan kepada saya, katanya,
“Ustazah, kalau ada perempuan Islam yang tak pakai jilbab, Ustazah ingatkanlah pada mereka, pakailah jilbab. Cukuplah saya saja yang merasakan siksaan itu, saya tidak mau ada wanita lain yang merasakan hal seperti yang saya sudah rasakan. 
Semasa diazab, saya melihat larangan-larangan Allah, salah satunya adalah setiap sehelai rambut wanita Islam yang sengaja diperlihatkan kepada lelaki yang bukan mahromnya, maka dia diberikan satu dosa. Kalau ada 10 lelaki yang bukan mahrom melihat sehelai rambut saya ini, maka saya mendapatkan 10 dosa.”
“Tapi Ustazah, rambut saya ini banyak jumlahnya, beribu-ribu. Kalau seorang melihat rambut saya, itu berarti beribu-ribu dosa yang saya dapat. Saya berniat, sepulang saya dari haji ini, saya minta tolong dari ustazah supaya mau mengajarkan suami saya sholat, puasa, mengaji, dan mengerjakan semua ibadah. 
Saya ingin mengajak suami pergi haji. Seperti saya, suami saya itu Islam pada nama saja. Tapi itu semua adalah kesalahan saya. Saya sudah membawa dia masuk Islam, tapi saya tidak membimbing dia. Bukan itu saja, sayalah yang menjadi seperti orang yang bukan Islam.”
Sejak kembali dari haji itu, saya tidak mendegar cerita tentang wanita tersebut. Bagaimana pun, saya percaya dia sudah menjadi wanita yang benar-benar solehah. Adakah dia berbohong kepada saya tentang ceritanya diazab semasa koma? Tidak. Saya percaya dia berkata benar. Jika dia berbohong, kenapa dia berubah dan bertaubat Nasuha?

Satu lagi, cobalah bandingkan azab yang diterimanya itu dengan azab yang digambarkan oleh Allah dan Nabi dalam Al-Quran dan hadish. Adakah ia berbohong ?

Benar, apa yang terjadi itu memang kita tidak dapat membuktikannya secara saintifik, tapi bukankah soal dosa dan pahala, syurga dan neraka itu perkara ghaib?

Janganlah bila kita sudah meninggal dunia, bila kita sudah diazab barulah kita mau percaya bahwa “Oh … memang betul apa yang Allah dan Rasul katakan. Aku menyesal …” Itu sudah terlambat.


Wallahua’lam bish Shawwab ....

... Raihlah 5 peluang sebelum datang 5 rintangan, Kaya sebelum miskin, Senang sebelum susah, Sehat sebelum sakit, Muda sebelum tua dan waktu Hidup sebelum mati ...

... Semoga kisah ini membawa kita menjadi umat yang lebih mengerti bahwa dunia bukanlah tempat terakhir, masih ada akhirat, masih ada alam lain yang sudah menanti kita sebagai mana dituliskan dalam Al Qur’an. Semoga kita menjadi umat yang senantiasa beribadah kepada Allah. .. Aamiin ...

Barakallahufikum ....

Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

Salam santun dan keep istiqomah ...

Read more ...

Hikmah Berbusana Muslimah

Hikmah Berbusana Muslimah - Ada banyak hikmah berbusana muslimah. Tentu masih banyak yang belum terkuak. Dan karenanya membaca tulisan di blog Muslimah Cantik Sehat ini saja tidak cukup. Baca tulisan yang lain juga ya untuk menambah referensi.

Di antara hikmah berbusana muslimah adalah sebagai berikut:

Sebagai identitas seorang muslimah

Allah memberikan kewajiban untuk berjilbab agar para wanita mukmin mempunyai ciri khas dan identitas tersendiri yang membedakannya dengan orang-orang non muslim.

Meninggikan derajat wanita muslim (muslimah)

Dengan mengenakan jilbab (Jual Jilbab Anak) yang menutup seluruh auratnya dan tidak membuka auratnya di sembarang tempat, maka seorang muslimah itu bagaikan sebuah batu permata yang terpajang di etalase yang tidak sembarang orang dapat mengambil dan memilikinya. Dan bukan seperti batu yang berserakan di jalan dimana setiap orang dapat dengan mudah mengambilnya, kemudian menikmatinya, lalu membuangnya kembali.

Mencegah dari gangguan laki-laki tak bertanggung jawab


Hal ini mudah dipahami karena dengan seluruh tubuh tertutup kecuali muka dan telapak tangan, maka tidak akan mungkin ada laki-laki iseng yang tertarik untuk menggoda dan mencelakakannya selama ia tidak berperilaku yang berlebih-lebihan. Sehingga kejadian-kejadian seperti perkosaan, perzinaan, dsb dapat dihindarkan lihat Jual Jilbab Anak dan Grosir Jilbab Anak.

Memperkuat kontrol sosial

Hikmah Berbusana Muslimah
Seorang yang ikhlas dalam menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya khususnya dalam mengenakan busana muslimah, Insya Allah ia akan selalu menyadari bahwa dia selalu membawa nama dan identitas Islam dalam kehidupannya sehari-hari, sehingga apabila suatu saat dia melakukan kekhilafan maka ia akan lebih mudah ingat kepada Allah dan kembali ke jalan yang diridhoi-Nya.

e.       Cegah Kanker


Sebagain tambahan pengetahuan anda untuk berdakwah, ada baiknya Anda memberikan penjelasan kepada mereka yang belum mau mengenakan jilbab, bahwa ternyata pakain juga mempengaruhi kesehatan.

Penelitian ilmiah kontemporer telah menemukan bahwasannya perempuan yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat, atau transparan maka ia akan mengalami berbagai penyakit kanker ganas di sekujur anggota tubuhnya yang terbuka, apa lagi gadis ataupun putri- putri yang mengenakan pakaian ketat-ketat. Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ilmiah ini dengan mengutip beberapa fakta, diantaranya bahwasanya kanker ganas milanoma pada usia dini, dan semakin bertambah dan menyebar sampai di kaki. Dan sebab utama penyakit kanker ganas ini adalah pakaian ketat yang dikenakan oleh putri-putri di terik matahari, dalam waktu yang panjang setelah bertahun-tahun.dan kaos kaki nilon yang mereka kenakan tidak sedikitpun bermanfaat dalam menjaga kaki mereka dari kanker ganas.

Dan sungguh Majalah kedokteran Inggris tersebut telah pun telah melakukan polling tentang penyakit milanoma ini, dan seolah keadaan mereka mirip dengan keadaan orang-orang pendurhaka (orang-orang kafir Arab) yang di da’wahi oleh Rasulullah.

Orang yang menderita kanker ganas ini tidak akan hidup lama, sebagaimana obat luka sebagai kesempatan untuk sembuh untuk semua jenis kanker (selain kanker ganas ini), dimana obat-obatan ini belum bisa mengobati kanker ganas ini.

f.       Cegah Penyakit Kulit


Jilbab juga berguna bagi kesehatan, terutama mencegah munculnya penyakit dan kelainan pada kulit yang disebabkan oleh sinar matahari, kata pakar ilmu kesehatan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr Warih Andan Puspitosari sebagaimana dilansir sebuah koran Nasional.

Sinar matahari, ktia tahu, dapat menimbulkan berbagai kelainan kulit, seperti sunburn (kulit merah-merah), solar keratosis, solar urticaria, photosensitivity, dan kanker kulit. Nah, jilbab sangat berguna untuk menutupi kulit untuk meminimalkan sapuan sinar matahari di kulit. Apalagi, sekarang lapisan ozon semakin menipis akibat pemanasan global.

"Kondisi itu menyebabkan sinar ultraviolet memiliki potensi lebih besar untuk mengenai kulit secara langsung tanpa disaring terlebih dulu oleh lapisan ozon," kata Dr Warih Adan Puspitosari, dosen Fakultas Kedokteran UMY itu.

Dari sini, kita mengetahui hikmah yang agung anatomi tubuh manusia di dalam perspektif Islam tentang perempuan-perempuan yang melanggar batas-batas syari’at.yaitu bahwa model pakaian perempuan yang benar adalah yang menutupi seluruh tubuhnya, tidak ketat, tidak transparan, kecuali wajah dan telapak tangan. Dan sungguh semakin jelaslah bahwa pakaian yang sederhana dan sopan adalah upaya preventif yang paling bagus agar tidak terkena “adzab dunia” seperti penyakit tersebut di atas, apalagi adzab akhirat yang jauh lebih dahsyat dan pedih.

Oleh karena itu apalagi yang membuat anda menunda-nunda memakai jilbab. Tidaklah perlu kaum Muslimah jangan takut berjilbab. Berjilbab tidak akan menghambat aktivitas, apalagi pada zaman sekarang, di mana kaum muslimah diberikan kebebasan memakai jilbab dengan berbagai model, berbeda dengan beberapa tahun lalu.

Demikian. Baca juga aneka dress dan tunik muslimah cantik dan Cara tampil cantik dengan busana muslimah mudah dan murah.Semoga bermanfaat. salam - Hikmah Berbusana Muslimah

Read more ...

Alasan Mereka yang Enggan Berbusana Muslimah

Busana Muslimah - Kita sebagai sesama muslim sudah barang tentu memiliki kewajiban untuk saling mengingatkan. Mulai dari saudara-saudara kita, kawan-kawan kita, tetangga, bahkan masyarakat yang lebih luas yang masih enggan mengenakan busana muslimah. Namun demikian, anda yang ingin turun ke medan dakwah, haruslah sudah mengusai bahannya. Mana bisa Anda mengajak seseorang tetapi anda sendiri tidak memiliki dasar ideologi (dali naqli dan aqli) yang kuat. Berkaitan dengan bahan dakwah busana muslimah, paling tidak anda harus dapat menjawab atau menanggapi serangkaian alasan mereka yang masih tidak mau mengenakan busana muslimah cantik.

Maka, penjabaran tentang alasan mereka yang belum mau mengenakan busana muslimah perlu saya terangkan lebih lanjut, siapa tahu ada di antara yang membaca buku ini belum membiasakan diri mengenakan busana muslimah dalam aktifitas kesehariannya.

1)      Karena takut diangggap tidak cantik


Sekali lagi perlu ditegaskan bahwa kecantikan seseorang bukan terletak semata-mata pada busana yang ia kenakan. Ada jutaan perempuan berbuasana muslimah tetap cantik. Anda mungkin menyangkal, lho itu karena dasarnya ia sudah cantik, mau dikenakan apapun tetap cantik. Bolehlah anda berkata begitu. Tapi sekarang, dengarkan pertnayaan saya.  Apakah anda merasa diri anda tidak cantik, kurang cantik, atau bahkan buruk? Anda menjawab iya atau tidak itu terserah anda. Tetapi tolong jawab pertanyaan ini tulus dari dasar hati anda: Kriteria apa yang anda gunakan untuk mengukur cantik dan tidaknya diri anda?

Kriteria kecantikan sangat relatif, tidak ada standar pasti untuk mengukur kecantikan seseorang. Apakah yang hidungnya mancung, yang bibirnya tipis, dan alisnya lentik dan kulit wajahnya putih adalah perempuan cantik? Apakah yang kulitnya hitam, wajahnya bulat, dan hidungnya pesek adalah perempuan jelek? Tidak. Bisa jadi jawabannya adalah sebaliknya, bahwa perempuan yang hitam, bulat, dan pesek dalam sebuah masyarakat tertentu digolongkan sebagai perempuan yang cantik. Begitu pula penggunaan pakaian muslimah pada diri seseorang, tidak perlu dicemaskan dapat menurunkan pamor kecantikan Anda.

Anda cantik kalau menggunakan celana pendek dan kaos pendek, itukan kata yang mengatakan, belum tentu saya menyetujui perkataan orang yang mengatkaan anda cantik. Anda cantik kalau anda mengenakan jilbab dan blus. Itu juga kata orang, dan belum tentu yang lain menyetujui.

Yakinlah, kecantikan itu bukan berasal dari penampilan fisik semata. Tetapi kecantikan juga ditunjang dari dalam (inner baeuty). Dan dengan berbusana muslimah dengan ikhlas tentunya, akan timbul aura positif dalam diri anda. Lebih-lebih jika anda gemar membaca sehingga memiliki banyak penyetahuan, tentu aura kecantikan yang anda miliki akan semakin besar.

Kecantikan memang perlu diusahakan. Busana yang anda kenakan memang akan membuat penilaian orang yang memandang anda. Dan karenanya anda sebagai perempuan perlu juga untuk banyak belajar tentang segala sesuatu tentang busana, baik model, kombinasi warna dan sebagainya.

2)   Karena dilarang orang tua


Lain lagi jika orang tua Anda melarang anda untuk mengenakan busana muslimah. Orang tua memang sangat besar jasanya kepada kita. Dan kita memang diwajibkan berbakti kepada orang tua, tetapi bukan berarti semua perintahnya wajib kita turuti. Kecuali perintah yang menjauhan kita dari Allah Swt maka kita wajib patuh. Sedangkan perintah yang menjauhkan kita dari Allah berupa kemaksiatan atau yang lebih besar dari itu maka kita wajib ingkar dengan perintah tersebut.

Allah sudah menjelaskan tentang hal ini:

"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya," (QS. Luqman:15)

Mungkin mengingkari larangan orangtua untuk mengenakan busana muslimah tidak sederhana bagi anda, karena anda setiap hari hidup bersama mereka dan makan dari hasil jerih payahnya. Sekarang tingggal anda sendiri yang menentukan, apakah akan mengikuti perintah Allah atau menjalankan perintah orangtua yang sesat.

3)   Karena takut tidak konsisten


Pesimis itu datangnya dari setan. Orang yang pesimistis berarti ia telah mematuhi kehendak setan. Ketika anda mengatakan, “Wah nanti kalau aku pakai jilbab, aku kurang yakin akan dapat mengenakannya seumur hidup.” Atau anda membatin begini: “Sekarang berjilbab, nanti tidak, lebih baik tak usah aja sekalian.” Itulah pikiran dan perasaan orang yang belum mantap keimanannya akan perintah Allah.

Jika anda pesimis tak bisa konsisten mengenakan busana muslim, maka apakah anda tidak pesimis untuk menjalan perintah Allah yang lain, seperti shalat misalnya.

Pesimis dan keragu-raguan untuk tetap istiqamah di jalan Allah adalah bisikan setan yang wajib kita perangi dengan sabar.

Allah telah berfirman:

"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'." (QS. 2:45)

Maka, sesungguhnya tak ada hal perlu diragukan untuk mengganti busana-busana anda yang kurang pantas dengan busana muslimah. Yakinlah, Anda akan dapat konsisten mengenakan busana muslimah karena anda menunjung tinggi agama anda, dan mencintai Allah dan Rasulullah.

Ada doanya supya Anda dapat istiqamah dalam berjilbab, “Hasbunallaahuwa ni’mal wakiil (cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung)” dan “Ni’mal maulaa wa ni’man nashiir (Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong).” Setan, Anda tahu kan, ada mesti tak nampak, dan percayalah doa akan sanggup melindungi kita dari bisikian-bisikannya, sekaligus mengingatkan kepada kita akan Kekuatan Allah.

4) Karena tidak punya uang


Masa’ sih tidak punya uang? Itulah pertanyaan yang pantas diajukan bagi orang yang mengaku tak punya uang untuk membeli perangkat untuk mendekatkan diri pada Allah. Seringkali ada orang mengaku tak punya uang untuk haji, sementara mobilnya setiap tahun ganti yang baru, tanahnya luas, dan isi rumahnya lengkap. Sedangkan pakaian tidak seberapa harganya dibanding televisi dan kulkas. Maka, munafik besar bagi orang yang beralasan tak punya uang sehingga tidak mengenakan busana muslimah. Nah, pakaian yang ia gunakan itu dibeli dengan apa kalau tidak dengan uang. Atau apakah ia tidak berpakaian? Ironis.

Tetapi mungkin memang ada yang yang dalam kesehariannya sangat kurang sehingga pakainnya sangat terbatas sehiingga kita sebagai saudaranya sudah sepantasnya tergerak untuk menyumbangkan pakaian kepadanya.

Saya kira anda tidak termasuk orang yang benar-benar tidak punya uang untuk membeli busana muslimah. Tetapi jika iya, percayalah jika anda benar-benar berniat untuk memakai jilbab maka Allah Subhannahu wa Ta'ala akan memberikan jalan keluar.

Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman, yang artinya:

"Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (QS. ath-Thalaq 2-3)

5)   Cuaca Sangat Panas


Jika Anda beralasan bahwa cuaca sangat panas, kalau memakai jilbab dan busana yang tertutup rasanya gerah, maka anda hendaklah selalu mengingat firman Allah Subhannahu wa Ta'ala  berikut:

"Katakanlah, "Api neraka Jahannam itu lebih sangat panas(nya)" jikalau mereka mengetahui."(QS. 9:81)

Apakah anda menginginkan sesuatu yang lebih panas lagi daripada panasnya dunia ini, dan bagaimana saudari menyejajarkan antara panasnya dunia dengan panasnya neraka? Yang dikatakan oleh Allah Subhannahu wa Ta'ala , artinya,

"Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah." (QS. 78:24-25)

Sungguh saya tidak bermaksud menakut-nakuti anda dengan neraka. Neraka tidak untuk ditakuti, dan kita tidak pantas takut dengan neraka. Karena neraka adalah makhluk. Kita hanya patut dan wajib takut hanya pada Allah tidak pada neraka atau binatang yang mengerikan.

Tetapi perlu diingat bahwa surga itu diliputi dengan berbagai kesusahan dan segala hal yang dibenci nafsu, sedangkan neraka dihiasi dengan segala yang disenangi hawa nafsu.

6) Karena belum mendapat hidayah


Ada sebagian muslimah yang mengatakan, "Saya tahu bahwa jilbab itu wajib, namun saya belum mendapatkan hidayah untuk memakainya." Kepada Anda yang beralasan demikian ingatlah bahwa hidayah itu ada sebabnya sebagaimana sakit itu akan sembuh dengan sebab pula. Orang akan kenyang juga dengan sebab, yakni makan. Kalau anda setiap hari meminta kepada Allah agar ditunjukkan ke jalan yang lurus, maka anda harus berusaha meraihnya.Di antaranya, hendaklah anda bergaul dengan wanita yang baik-baik, ini merupakan sarana yang sangat efektif, sehingga hidayah dapat anda raih dan terus-menerus terlimpah kepada anda.

Demikian. Baca juga Fungsi Pakaian Menurut Syariat Islam dan Adab Berbusana Muslimah. Semoga manfaat. Alasan Mereka yang Enggan Berbusana Muslimah

Read more ...